Jakarta – Aplikasi Facebook, Instagram, dan WhatsApp mendadak mengalami gangguan pada Senin, (05/10) malam. Gangguan ini terjadi di berbagai negara dan berlangsung selama kurang lebih 5 jam.
Melalui Twitternya, NetBlocks, organisasi yang memantau keamanan dunia maya dan tata kelola Internet, memperkirakan kerugian ekonomi global akibat kejadian tersebut mencapai US$160 Juta atau Rp2 triliun.
Sementara itu, Mark Zuckerberg pendiri Facebook dan pemilik Instagram serta WhatsApp juga otomatis terkena imbasnya. Kekayaan pribadi Mark langsung turun US$6 miliar atau setara dengan Rp85,2 triliun. Saham Facebook pun juga turun 4,9% akibat gangguan massal ini.
Layanan Facebook, Instagram, dan WhatsApp sudah mulai pulih sejak Selasa (5/10/2021) pagi. Melalui akun Twitter @Facebook, Mark meminta maaf akan gangguan yang terjadi.
“Kepada komunitas besar orang dan bisnis di seluruh dunia yang bergantung pada kami: kami minta maaf. Kami telah bekerja keras untuk memulihkan akses ke aplikasi dan layanan kami dan dengan senang hati melaporkan bahwa mereka telah kembali online sekarang. Terima kasih telah mendukung kami,” seperti dikutip pada Selasa (5/10).
Setelah pengumuman tersebut, beberapa pengguna Facebook mulai mendapatkan kembali sebagian akses ke tiga aplikasi tersebut. Layanannya juga sudah berjalan normal. (*)
Poin Penting Volume trading tokenisasi aset di platform PINTU meningkat 45% secara bulanan pada Februari… Read More
Poin Penting Pemerintah akan melakukan efisiensi anggaran Kementerian/Lembaga untuk mencegah defisit APBN melampaui batas 3… Read More
Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyindir kritik yang menyebut ekonomi Indonesia hancur dan… Read More
Poin Penting Askrindo berpartisipasi dalam Program Mudik Gratis BUMN 2026 untuk membantu masyarakat melakukan perjalanan… Read More
Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) melaporkan kinerja 57 perusahaan asuransi jiwa pada periode Januari–Desember 2025.… Read More
Poin Penting Mastercard dan CLIK Credit Bureau Indonesia menjalin kerja sama untuk memperkuat ekspansi kredit… Read More