News Update

Faisal Basri: Target Pajak Tak Masuk Akal, Pemerintah “Ugal-Ugalan”

Jakarta – Pengamat Ekonomi Faisal Basri mengatakan, pemerintahan Jokowi yang telah berjalan dua tahun dinilainya masih berjalan “ugal-ugalan”. Hal ini sejalan dengan masih banyaknya permasalahan dari berbagai bidang, salah satunya perpajakan. Menurutnya, target yang telah dicanangkan pemerintah tentang penerimaan pajak sangat tidak masuk akal.

“Jadi pajak dinakan pada masa Pak SBY 21℅, setelah Pak Jokowi berkuasa bikin APBNP direvisi naik lagi jadi 30℅ ditengah ekonomi yang sedang turun. Saya katakan 1000 malaikat diturunkan dari langitpun mustahil,” ujarnya di Jakarta, Selasa, 7 Maret 2017.

Target penerimaan pajak yang terlalu tinggi, kata dia, justru akan memperkeruh pertumbuhan ekonomi nasional yang saat ini tengah lesu. Pertumbuhan yang sedang lesu ini, ditambah lagi dengan kenaikan penerimaan pajak yang dinilainya sebagai kebijakan yang kurang menguntungkan bagi Pak Jokowi.

“Growth (pertumbuhan ekonomi) sedang turun, tetapi target pajak dinaikkan luar biasa, Tercatat target perpajakan dinaikan menjadi 30℅ pada 2015 lalu, itupun dari realisasi tahun 2014 menjadi Rp1.489triliun dalam APBNP 2015. Dengan pertumbuhan ekonomi di angka lima persen lalu inflasi 3℅ alamiah penerimaan pajak hanya di angka 8℅,” paparnya.

Dia melanjutkan, pada tahun 2016 target penerimaan pajak dinaikan kembali dengan angka 24℅. Hasilnya, realisasi pertumbuhan penerimaan pajak pada tahun lalu tak sampai 8℅, dengan angka Rp1.240 triliun menjadi Rp.1.284triliun, itupun sudah termasuk dengan penerimaan tax amnesty sebesar Rp103 triliun.

“Pada tahun pertama menaikkan penerimaan pajak saja sudah tidak tepat, dilanjutkan pada tahun kedua ini dinaikannya lagi. Saya rasa dua tahun berjalan ini Pemerintahan Pak Jokowi ugal-ugalan,” tutupnya. (*)

Suheriadi

Recent Posts

Imbas Perang Timur Tengah, BI Tahan Suku Bunga Acuan 4,75 Persen di Maret 2026

Poin Penting Bank Indonesia menahan BI Rate di 4,75 persen pada Maret 2026, dengan suku… Read More

7 mins ago

Bank Asing, Delisting, dan Rencana “Jahat” jadi Perusahaan Tertutup

Oleh: Eko B. Supriyanto, Pimpinan Redaksi InfoBank Media Group ASING, Aseng dan Asep. Bank milik… Read More

17 mins ago

Antisipasi Mudik Lebaran 2026, ESDM Jamin Stok BBM Aman hingga 28 Hari

Poin Penting ESDM memastikan stok BBM nasional aman dengan ketahanan mencapai 27–28 hari, di atas… Read More

23 mins ago

Chubb Indonesia Gandeng Bank DBS Luncurkan Produk Asuransi Cyber Guard

Poin Penting Chubb Indonesia bekerja sama dengan Bank DBS Indonesia meluncurkan asuransi siber Cyber Guard… Read More

35 mins ago

Mau Mudik Lebaran? Ini Tips dari PLN agar Listrik di Rumah Tetap Aman

Poin Penting PLN mengimbau pelanggan memastikan instalasi listrik aman sebelum meninggalkan rumah saat mudik Idulfitri… Read More

52 mins ago

BNI Tebar ‘THR’ Dividen buat Investor, Dibayarkan 7 April 2026

Poin Penting BNI bagikan dividen Rp13,03 triliun atau Rp349,41 per saham, setara 65% dari laba… Read More

1 hour ago