Jakarta–Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) atau Indonesia Eximbank dan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) menandatangani nota kesepahaman tentang pemanfaatan fasilitas pembiayaan ekspor nasional bagi pengembangan usaha pelaku ekonomi kreatif, di Jakarta, Kamis, 26 Januari 2017.
Dalam kerja sama ini pelaku ekonomi kreatif binaan Bekraf bukan hanya bisa mendapatkan fasilitas pembiayaan ekspor nasional oleh Indonesia Eximbank, tetapi juga edukasi terkait akses pembiayaan ekspor nasional. Fasilitas pembiayaan ekspor nasional dari Indonesia Eximbank berbentuk pembiayaan, penjaminan dan/atau asuransi, termasuk bimbingan dan jasa konsultasi kepada pelaku usaha ekonomi kreatif yang berorientasi ekspor.
(Baca juga: Indonesia Eximbank Gandeng Lembaga Ekspor 5 Negara)
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Eksekutif Indonesia Eximbank, Susiwijono Moegiarso mengatakan, adanya kerja sama ini bertujuan untuk mendorong dan memajukan ekspor nasional di bidang ekonomi kreatif sesuai dengan fungsi dan peranannya. Dengan begitu, industri ekonomi kreatif akan berkembang.
Dia menekankan, Indonesia Eximbank terus berkomitmen untuk menjalankan perannya dalam memberikan layanan pembiayaan ekspor dengan suku bunga kompetitif, fasilitas penjaminan dan asuransi yang dapat meminimalisir risiko dalam aktivitas ekspor serta jasa konsultasi untuk meningkatkan daya saing eksportir Indonesia. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Page: 1 2
Poin Penting Program Semarak Berkah Ramadan BAF berlangsung 5 Februari-31 Maret 2026 dengan hadiah utama… Read More
Poin Penting IHSG berpeluang menguat dan diperkirakan menguji area 8.328-8.527, meski tetap perlu mewaspadai potensi… Read More
Oleh Wilson Arafat, Bankir senior, Spesialisasi di bidang GRC, ESG, dan Manajemen Transformasi MEMASUKI 2026,… Read More
Poin Penting KPK melakukan OTT di lingkungan Bea Cukai Kemenkeu dan menangkap Rizal, mantan Direktur… Read More
Poin Penting Istana membantah kabar Presiden Prabowo menggunakan dua pesawat kenegaraan untuk perjalanan luar negeri.… Read More
Poin Penting BTN menargetkan pembiayaan 20.000 rumah rendah emisi pada 2026, setelah menyalurkan 11.000 unit… Read More