Di tempat yang sama Managing Director Indonesia Eximbank, Indra Wijaya Supriadi menambahkan, bahwa dirinya berharap, dengan terlaksananya nota kesepahaman ini, pelaku ekonomi kreatif Indonesia memiliki kesempatan untuk mengembangkan usahanya serta melakukan ekspor dan dapat bersaing dengan pelaku ekonomi kreatif di pasar internasional.
(Baca juga: Indonesia Eximbank Patok Pembiayaan Hingga Rp100 Triliun di 2017)
Sementara itu, Deputi II Bidang Akses Permodalan Bekraf Fadjar Hutomo menyampaikan, Bekraf berupaya mendorong pelaku ekonomi kreatif yang berorientasi ekspor agar memperoleh akses pembiayaan ekspor dari Indonesia Eximbank. Bekraf juga mendorong para pelaku ekonomi kreatif makin mengembangkan usaha.
“Bekraf juga mendorong pasar produknya di kancah internasional melalui ekspor dan ekspansi usaha di luar negeri. Dengan nota kesepahaman ini, diharapkan pelaku ekonomi kreatif binaan Bekraf mampu mengembangkan usaha melalui ekspor dan bersaing di level global,” ucap Fadjar. (*)
Editor: Paulus Yoga
Page: 1 2
Poin Penting IHSG melonjak 4,42% ke level 7.279, dengan mayoritas saham (623) ditutup menguat. Seluruh… Read More
Poin Penting: Biaya haji 2026 terancam naik signifikan akibat kenaikan harga avtur, asuransi, dan tekanan… Read More
Poin Penting Ancaman siber makin kompleks dan canggih (APT, AI, eksploitasi mobile), berdampak pada operasional,… Read More
Poin Penting SIPF belum memiliki payung hukum kuat, karena belum diatur dalam undang-undang meski risiko… Read More
Poin Penting Konflik Timteng memicu risiko gangguan infrastruktur digital global, termasuk data center dan jaringan… Read More
Poin Penting Kebocoran data masih terjadi karena penggunaan banyak tools keamanan yang tidak terintegrasi (silo),… Read More