Politic

Erick Thohir Jadi Calon Kuat Pendamping Prabowo, Deklarasi Capres-Cawapres Tertunda Gara-Gara Ini?

Jakarta – Deklarasi pasangan capres dan cawapres Prabowo-Erick Thohir yang dikabarkan akan dilaksanakan pada hari ini (18/10), tampaknya akan ditunda karena Erick Thohir diketahui sedang melakukan pertemuan bilateral dengan Arab Saudi, terlihat dari unggahan Erick Thohir dalam akun instagramnya.

“Alhamdulillah setelah perjalanan sekitar 10 jam dari Beijing, Bapak Presiden @jokowi bersama rombongan sudah tiba di Bandara King Khalid, Riyadh, Arab Saudi. Kami tiba sekitar pukul 00:00 waktu setempat atau 04:00 WIB,” tulis Erick dalam unggahan instagramnya.

Baca juga: Bakal jadi Cawapres Prabowo, Saham Dua Emiten Erick Thohir Melejit

Kuatnya kabar Erick Thohir yang akan mendampingi capres Prabowo sebagai cawapresnya adalah dipicu oleh munculnya Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) Menteri BUMN, Erick Thohir yang telah beredar.

Tidak hanya itu, sebelumnya juga nama Erick Thohir telah ramai diperbincangkan sebagai salah satu dari empat cawapres yang diberitakan akan mendampingi capres Prabowo Subianto untuk maju dalam pilpres tahun 2024.

Adapun, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Budi Djiwandono mengatakan, bahwa nama cawapres untuk Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto tetap mengerucut pada empat nama yang telah disepakati dalam pertemuan para pimpinan partai politik Koalisi Indonesia Maju (KIM) pada 13 Oktober 2023.

Baca juga: Makin Mengerucut, Ini Dia 4 Kandidat Kuat Cawapres Prabowo, Siapa Saja?

“Seperti yang kemarin sudah diinformasikan (cawapres Prabowo), ada satu nama dari luar Jawa, satu dari Jawa Barat, satu dari Jawa Tengah, dan satu dari Jawa Timur,” kata Budi dikutip 19 Oktober 2023.

Meski begitu, Budi enggan membeberkan siapa sosok dari empat orang cawapres Prabowo tersebut dan para ketua umum partai politik KIM akan berkumpul dalam waktu dekat untuk menentukan siapa yang bakal mendampingi Prabowo. (*)

Editor: Rezkiana Nisaputra

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

Meluruskan Penegakan Hukum Tipikor di Sektor Perbankan yang Sering “Bengkok”

Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More

3 hours ago

Prospek Saham 2026 Positif, Mirae Asset Proyeksikan IHSG 10.500

Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More

11 hours ago

Pembiayaan Emas Bank Muamalat melonjak 33 kali lipat

PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More

12 hours ago

Rosan Mau Geber Hilirisasi Kelapa Sawit dan Bauksit di 2026

Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More

13 hours ago

Avrist General Insurance Resmikan Kantor Baru, Bidik Pertumbuhan Dua Digit 2026

Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More

14 hours ago

Dana Pemerintah di Himbara Minim Dampak, Ekonom Beberkan Penyebabnya

Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More

14 hours ago