News Update

Equity LIfe Dan Home Credit Luncurkan Asuransi AMAN

Jakarta–Equity Life menggandeng Home Credit Indonesia dengan meluncurkan asuransi AMAN. Akhir tahun ini, Equity Life menargetkan kontribusi perolehan premi dari segmen ritel sebesar 30%

Melalui program asuransi AMAN (Asuransi Nyaman Tanpa Beban), Equity Life akan memberikan nasabah Home Credit perlindungan jiwa. Nasabah Home Credit mendapatkan perlindungan jiwa dengan perluasan perlindungan cacat tetap total serta penggantian cicilan bulanan selama rawat inap di rumah sakit.

“Model bisnis Equity Life berbeda dengan asuransi jiwa lain. Kita punya strategi untuk menjangkau semua kalangan lewat agen dan bank. Kita punya kerja sama dengan OJK, bancassurance, kerja sama dengan BPD dan ritel. Kita juga bekerja sama dengan community market,” sebut CEO PT Equity Life Samuel Setiawan di Jakarta, Senin 17 Oktober 2016.

Dijelaskan lebih lanjut oleh Direktur Equity Life Tania Chandra, setiap nasabah Home Credit nantinya akan ditawarkan asuransi Equity Life. Besaran premi yang dibayarkan nasabah tergantung dengan nominal pembelian. Pembelian dengan harga Rp2 juta misalnya dikenakan premi asuransi Rp12 ribu. “Preminya cukup terjangkau, sekitar Rp12 ribu sampai Rp20 ribu,” tambahnya. (Selanjutnya : Equity Life targetkan  35 ribu nasabah setiap bulan…)

Page: 1 2

Paulus Yoga

Recent Posts

OJK Wanti-wanti “Ormas Galbay” dan Jual Beli STNK Only Tekan Industri Pembiayaan

Poin Penting OJK menegaskan peran penagihan penting menjaga stabilitas industri pembiayaan, namun wajib diatur rinci,… Read More

17 mins ago

Sidak Industri Baja, Purbaya Kejar Potensi Tunggakan Pajak Rp500 Miliar

Poin Penting Menkeu Purbaya sidak dua perusahaan baja di Tangerang yang diduga menghindari pembayaran PPN… Read More

19 mins ago

Bank Mandiri Catat Pembiayaan Berkelanjutan Rp316 Triliun Sepanjang 2025

Poin Penting Pembiayaan berkelanjutan Bank Mandiri mencapai Rp316 triliun pada 2025, tumbuh 8% yoy, terdiri… Read More

1 hour ago

Pembiayaan Multifinance 2025 Lesu, OJK Ungkap Biang Keroknya

Poin Penting Aset industri pembiayaan 2025 terkontraksi 0,01 persen, dengan pertumbuhan piutang hanya 0,61 persen,… Read More

1 hour ago

Dilantik jadi Wamenkeu, Juda Agung Ungkap Arahan Prabowo

Poin Penting Juda Agung resmi dilantik sebagai Wakil Menteri Keuangan, menggantikan Thomas Djiwandono yang menjadi… Read More

2 hours ago

APPI Beberkan Dampak Kekerasan Debt Collector dan Jual Beli STNK Only

Poin Penting Maraknya penagihan intimidatif berdampak pada kebijakan perusahaan pembiayaan, yang kini memperketat prinsip kehati-hatian… Read More

2 hours ago