Enam Pelajar Dairi Bersiap Studi Manufaktur ke Tiongkok

Enam Pelajar Dairi Bersiap Studi Manufaktur ke Tiongkok

Poin Penting

  • Enam pelajar asal Kabupaten Dairi, akan berangkat ke Guangzhou, Tiongkok pada 9 Maret 2026 untuk menempuh studi diploma bidang Manufaktur dan Otomasi Mesin
  • Para penerima beasiswa mengikuti pembekalan di PT DPM Sidikalang terkait prosedur keberangkatan, kehidupan di luar negeri, serta adaptasi akademik dan budaya
  • Sejak diluncurkan pada 2019, program beasiswa ini telah memberikan kesempatan studi luar negeri kepada 18 pelajar asal Dairi.

Jakarta – Enam pelajar asal Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, tengah menjalani tahap pembekalan sebelum berangkat menempuh pendidikan di Guangzhou, Tiongkok pada 9 Maret 2026. Pembekalan tersebut dilaksanakan di Kantor PT Dairi Prima Mineral (PT DPM) di Sidikalang pada 4 Maret 2026.

Dalam sesi pembekalan yang disampaikan tim HR PT DPM, para peserta mendapatkan informasi terkait prosedur keberangkatan, kehidupan selama studi di luar negeri, hingga gambaran ekspektasi akademik serta adaptasi lintas budaya.

Program ini memanfaatkan skema Chinese Government Scholarship yang memungkinkan para siswa melanjutkan pendidikan vokasi di Tiongkok.

Baca juga: Empat Alumni LPDP Kena Sanksi Kembalikan Dana Beasiswa Rp2 Miliar

Keenam penerima beasiswa akan menempuh program diploma selama tiga tahun di bidang Manufaktur dan Otomasi Mesin di Guangdong Polytechnic of Industry and Commerce (GDPIC). Seluruh penerima berasal dari Kecamatan Silima Pungga-Pungga, yakni Anggun Meriah Ateku Cibro dari Desa Tungtung Batu, Dealova Ro Rejeki Sinaga dan Tria Basana Manurung dari Desa Longkotan.

Lalu, ada nama Grace Deocaeli Maringga dari Desa Lae Ambat, Daniel Fransiskus Simarmata dari Desa Silalahi 1/Sidikalang, serta Hokkop Marlintong Siagian dari Desa Sopokomil.

Chief Legal and External Relations Officer PT DPM, Radianto Arifin mengatakan, kesempatan belajar di luar negeri diharapkan dapat memperluas wawasan sekaligus memperkuat kompetensi teknis generasi muda di daerah tersebut.

Menurutnya, pengembangan sumber daya manusia menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan daya saing daerah, khususnya melalui akses pendidikan yang lebih luas, termasuk pada institusi pendidikan internasional.

Program beasiswa yang dimulai sejak 2019 ini menyasar siswa-siswa berprestasi di wilayah Dairi. Hingga saat ini, sebanyak 18 pelajar telah mendapatkan kesempatan melanjutkan pendidikan melalui program tersebut.

Baca juga: 44 Penerima Beasiswa LPDP Disanksi, 8 Wajib Kembalikan Dana Beserta Bunga

Proses seleksi dilakukan secara bertahap, dimulai dari penyaringan akademik, wawancara, tes psikologi, hingga pengujian kemampuan bahasa Inggris dan dasar bahasa Mandarin. Sebelum seleksi, sosialisasi program dilakukan kepada 15 desa dan satu kelurahan di Kecamatan Silima Pungga-Pungga pada Juli 2025.

“Kami berharap para penerima beasiswa dapat memanfaatkan kesempatan pendidikan tersebut untuk meningkatkan kemampuan teknis sekaligus memperluas perspektif global mereka,” tutupnya. (*)

Related Posts

News Update

Netizen +62