Poin Penting
- Asuransi Astra mempertahankan peringkat FSR A-, LCR a-, dan aaa.ID dari AM Best untuk tahun keempat berturut-turut.
- AM Best menilai kondisi keuangan, kinerja operasional, dan manajemen risiko Asuransi Astra tetap kuat.
- ROE Asuransi Astra mencapai 18 persen pada 2025 dan Asuransi Astra tetap menjadi salah satu pemain utama asuransi umum nasional.
Jakarta – PT Asuransi Astra Buana (Asuransi Astra) kembali mempertahankan peringkat kredit internasional Financial Strength Rating (FSR) A- (Excellent) dan Long-Term Issuer Credit Rating (LCR) a- (Excellent), serta peringkat nasional Indonesian National Scale Rating (NSR) aaa.ID (Exceptional) dengan outlook stable dari lembaga pemeringkat global AM Best.
Pencapaian ini menjadi tahun keempat secara berturut-turut bagi Asuransi Astra dalam mempertahankan predikat tersebut di tengah ketidakpastian ekonomi global yang turut memengaruhi industri asuransi umum.
AM Best menilai Asuransi Astra memiliki Balance Sheet Strength yang very strong, Operating Performance yang strong, Business Profile yang neutral, serta kerangka Enterprise Risk Management (ERM) yang appropriate.
Baca juga: Garda Oto Tetap jadi Tulang Punggung, Asuransi Astra Fokus Diversifikasi Bisnis
Permodalan dan Profitabilitas Kuat
Penilaian very strong pada kekuatan neraca didukung oleh risk-adjusted capitalization yang berada pada level tertinggi pada akhir 2025, sebagaimana tercermin dalam Best’s Capital Adequacy Ratio (BCAR).
Selain itu, ekuitas pemegang saham tercatat meningkat 17,1 persen sepanjang 2025, ditopang oleh kemampuan pembentukan modal internal yang kuat.
Dari sisi kinerja operasional, AM Best mencatat return-on-equity ratio sebesar 18 persen pada 2025. Hasil investasi juga dinilai tumbuh stabil dan tetap menjadi salah satu kontributor utama laba perusahaan.
Ke depan, kinerja Asuransi Astra diproyeksikan tetap solid dengan dukungan underwriting performance dan hasil investasi yang kuat.
Posisi Pasar dan Diversifikasi Bisnis
AM Best menempatkan Business Profile Asuransi Astra pada kategori neutral. Perusahaan tercatat menempati peringkat kedua pasar asuransi umum Indonesia pada 2025 dengan portofolio bisnis yang terdiversifikasi di berbagai lini usaha.
Dukungan strategis dari Astra Group turut memperkuat posisi perusahaan, meskipun cakupan operasional masih berfokus pada pasar domestik.
Untuk lini motor vehicle insurance, perusahaan memiliki konsentrasi distribusi yang moderat ke perusahaan pembiayaan. Sementara pada lini non-kendaraan bermotor, saluran distribusi dinilai lebih beragam sehingga memperluas jangkauan pasar.
Baca juga: Menilik Peran Asuransi Syariah dalam Kehidupan Modern, Seperti Apa?
Komitmen Perkuat Kepercayaan
President Director Asuransi Astra, Maximiliaan Agatisianus berharap melalui pencapaian yang telah diraih selama empat tahun berturut-turut ini dapat secara konsisten pula menjadi fondasi yang kuat untuk melangkah lebih jauh demi memperkuat kepercayaan para pelanggan dan pemangku kepentingan.
“Pencapaian ini juga menjadi sumber motivasi bagi kami untuk terus tumbuh dan berkembang melalui peningkatan kualitas produk dan layanan. Karena kami ingin selalu berada satu langkah di depan dalam memenuhi, bahkan melampaui ekspektasi pelanggan, sehingga dapat memberikan peace of mind yang sesungguhnya dalam setiap perlindungan yang kami berikan,” jelas Maximiliaan dikutip 10 Juli 2026.
AM Best sendiri merupakan lembaga pemeringkat kredit global yang berfokus pada industri asuransi dan telah beroperasi di lebih dari 100 negara sejak 1899.
Hingga saat ini, peringkat A- (Excellent) menjadi peringkat skala internasional tertinggi yang diraih perusahaan asuransi umum di Indonesia.


