Ilustrasi uang rupiah. (Foto: Istimewa)
Jakarta — PT Bank Central Asia Tbk (BCA) bersama PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI), dan PT Bank Mandiri Tbk (Mandiri), berkomitmen untuk mendukung program pemberdayaan warung binaan Indogrosir. Kesepakatan tersebut merupakan wujud kepedulian sekaligus keberpihakan ritel modern dan perbankan dalam pemberdayaan warung.
Salah satu wujud nyata program tersebut adalah penyerahan bantuan modal dari perbankan kepada warung binaan Indogrosir yang diserahkan oleh Executive Vice President BCA Liston Nainggolan dan disaksikan oleh Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita di Bekasi, Rabu, 1 November 2017.
Enggar menjelaskan, ritel modern dan perbankan harus saling bahu membahu menopang tumbuh dan berkembangnya warung sebagai bagian dari kebijakan Pemerintah mengembangkan sektor ritel, baik ritel modern maupun ritel tradisional (warung).
“Berdasarkan data Nielsen Indonesia, pada 2014 terdapat lebih dari tiga juta warung yang harus mendapat perhatian serius dari seluruh pemangku kepentingan,” kata Enggar.
Sementara itu Liston menyampaikan, sebagai bank dengan visi menjadi bank pilihan utama andalan masyarakat, yang berperan sebagai pilar penting perekonomian Indonesia, BCA tak pernah berhenti menawarkan beragam solusi perbankan yang menjawab kebutuhan finansial nasabah dari berbagai kalangan. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Page: 1 2
Poin Penting KB Bank balik laba Rp66,59 miliar di 2025 dari rugi Rp6,33 triliun pada… Read More
Poin Penting Bank Mandiri terbitkan global bond USD750 juta dengan kupon 5,25% dan tenor 5… Read More
Poin Penting OJK rampungkan empat reformasi pasar modal untuk tingkatkan transparansi. OJK akan temui MSCI… Read More
Poin Penting Kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Jepang dan Korea Selatan menghasilkan komitmen bisnis Rp575… Read More
Poin Penting AAUI menyebut PSAK 117 masih jadi tantangan bagi industri asuransi umum. Kendala utama… Read More
Poin Penting Otoritas Jasa Keuangan menjatuhkan denda Rp96,33 miliar kepada 233 pelaku pasar modal pada… Read More