Oleh karena itu, BCA mendukung program kemitraan antara warung tradisional dengan ritel modern yang digagas oleh Asosiasi Perngusaha Ritel Indonesia (APRINDO).
“Dukungan ini kami wujud-nyatakan dengan menyerahkan bantuan modal usaha Kredit Usaha Rakyat (KUR) senilai Rp25 juta kepada 3 debitur warung tradisional binaan Indogrosir. Kami berharap bantuan modal tersebut dapat dipergunakan semaksimal mungkin untuk meningkatkan kapasitas usaha para pedagang,” ungkap Liston.
Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (APRINDO), Roy Mandey menambahkan, pihaknya mendukung program kemitraan antara ritel modern, perbankan, dan warung tradisional ini. Supplier Indogrosir juga turut berperan dalam menyukseskan program ini.
“Pada dasarnya, kami mendukung program pemerintah. Namun, untuk implementasinya tentu perlu banyak penyesuaian, mengingat APRINDO sendiri merupakan gabungan beberapa ritel dengan beragam kategori. Untuk tahap awal, Indogrosir ini yang paling sesuai dan memungkinkan untuk mengimplementasikan program kemitraan tersebut,” pungkas Roy. (*)
Page: 1 2
Poin Penting Tambahan likuiditas pemerintah memperkuat penyaluran kredit BRI, terutama ke sektor UMKM. BRI tetap… Read More
Poin Penting Budi Herawan kembali terpilih sebagai Ketua AAUI periode 2026–2030 melalui aklamasi, mencerminkan kepercayaan… Read More
Poin Penting IHSG turun 2,19% ke 7.026, dengan 530 saham melemah. Mayoritas sektor terkoreksi, dipimpin… Read More
Poin Penting Layanan BSI tetap berjalan normal di wilayah terdampak gempa, hanya satu cabang terkendala… Read More
Poin Penting Total aset keuangan syariah mencapai Rp3.100 triliun per Desember 2025, tumbuh 8,61 persen… Read More
Poin Penting Penyaluran Kredit Pembiayaan Perumahan (KPP) Bank BPD Bali tumbuh signifikan, dengan sisi supply… Read More