Jakarta – PT Buyung Poetra Sembada Tbk (HOKI), emiten produsen beras, mencatatkan penjualan bersih sebesar Rp365,3 miliar pada kuartal I-2025. Angka ini tumbuh 56,3 persen dibandingkan kuartal sebelumnya.
Meski demikian, secara tahunan, angka penjualan tersebut masih turun 27,0 persen akibat tingginya penjualan beras pada kuartal I-2024, yang saat itu didorong oleh ketersediaan stok beras yang lebih rendah.
Perbaikan kinerja antar kuartal terutama didorong oleh pemulihan bisnis inti, yakni penjualan beras melalui PT Buyung Poetra Sembada (BPS) dan penjualan beras sehat alternatif melalui anak usaha PT Hoki Distribusi Niaga (HDN).
Segmen penjualan beras melalui BPS dan HDN mencatatkan pendapatan sebesar Rp391,4 miliar, dengan kontribusi laba bersih sebesar Rp2,2 miliar pada kuartal I-2025.
Baca juga: Emiten Beras HOKI Kantongi Penjualan Rp1,29 Triliun Sepanjang 2024
Selain itu, bisnis HOKI di segmen penyewaan pembangkit listrik turut menyumbang laba bersih tambahan sebesar Rp1,8 miliar. Capaian ini mempertegas bahwa operasi inti HOKI tetap sehat dan menghasilkan keuntungan.
Namun, secara tahunan Perseroan masih mencatatkan rugi tahun berjalan sebesar Rp25,95 miliar. Hal ini disebabkan oleh total beban usaha yang membengkak hingga Rp29,30 miliar, sementara laba bruto menurun menjadi Rp10,27 miliar per Maret 2025.
Direktur HOKI, Budiman Susilo mengatakan, tahun ini Perseroan akan terus mendorong kinerja melalui perbaikan margin dari produk-produk bernilai tambah lebih, diversifikasi produk, serta penambahan channel-channel distribusi yang baru yang akan membuat produk HOKI semakin mudah dijangkau di seluruh Indonesia.
Baca juga: Penjualan Beras Sehat HOKI Meroket 104 Persen di Kuartal III 2024, Ini Pendukungnya
“Seiring dengan upaya peningkatan brand awareness, khususnya untuk lini produk beras sehat, penambahan channel-channel distribusi ini diharapkan dapat memperkuat penetrasi pasar secara lebih efektif,” ucap Budiman dalam keterangan resmi dikutip, Jumat, 2 Mei 2025.
Adapun Perseroan akan terus melanjutkan strategi pengembangan produk beras sehat dan praktis melalui merek Dailymeal seperti Nasi Jagung, Nasi Singkong, dan Beras Merah, serta Hokairi Rice yang didistribusikan oleh HDN.
Inovasi produk yang didukung oleh tim riset dan pengembangan (R&D) yang solid diharapkan dapat menjadi pendorong pertumbuhan HOKI sepanjang tahun ini.
Manajemen tetap optimistis bahwa langkah strategis ini, termasuk diversifikasi produk dan ekspansi operasional, akan memperkuat posisi pasar serta kinerja keuangan HOKI di kuartal-kuartal berikutnya. (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More
Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More
Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More
Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More
Poin Penting Gita Wirjawan menilai kehadiran BPI Danantara di WEF 2026 berpotensi menjadi magnet utama… Read More