Yogyakarta – Di masa pandemi coronavirus disease 2019 (Covid-19), digitalisasi layanan perbankan menjadi sebuah kebutuhan. Terlebih, kini muncul bank-bank digital yang makin meramaikan persaingan.
Corporate Secretary Bank Mandiri Rudi As Aturridha mengatakan, saat ini bank-bank yang masih bisa bersaing adalah yang memiliki ekosistem.
“Menurut saya, yang masih bisa bersaing adalah teman-teman yang basisnya dari ekosistem. Kalau digital bank yang tidak punya ekosistem pasti akan berdarah-darah,” katanya, di Yogyakarta, Kamis, 16 Desember 2021.
Bank Mandiri sendiri telah memiliki ekosistem yang kuat, yakni Mandiri Group. Seluruh ekosistem tersebut juga terintegrasi dengan Super App Livin by Mandiri, yang dapat memenuhi seluruh kebutuhan finansial nasabah.
“Bank Mandiri sendiri dari awal kita sudah punya customer base yang cukup besar. Kita tidak perlu bersaing menggunakan promo yang murah-murah, tapi kita membangun faktor-faktor yang dibutuhkan bagi sebuah bank, yakni faktor trust,” ujar Rudi. (*) Bagus Kasanjanu
Poin Penting BSDE membukukan prapenjualan Rp10,04 triliun pada 2025, tumbuh 3 persen yoy dan melampaui… Read More
Oleh Ignasius Jonan, Bankir Senior, Menteri Perhubungan 2014-2016, dan Menteri ESDM 2016-2019 TAHUN 2026 diawali… Read More
Poin Penting IHSG dibuka flat melemah di level 8.122,01 pada perdagangan Selasa (4/2), dengan nilai… Read More
Poin Penting Rupiah melemah tipis pada awal perdagangan Rabu (4/2/2026), dibuka di level Rp16.762 per… Read More
Poin Penting Harga emas Galeri24 dan UBS di Pegadaian melanjutkan tren penurunan pada Rabu (4/2/2026),… Read More
Poin Penting IHSG diprediksi bergerak variatif cenderung menguat dengan area support 7.715–7.920 dan resistance 8.325–8.530,… Read More