Jakarta–Bank Indonesia (BI) mencatat arus modal asing yang masuk ke berbagai instrumen keuangan dalam negeri sejak awal tahun hingga pekan kedua April 2017 telah mencapai Rp81 triliun, atau lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Baca juga: Prospek Ekonomi Indonesia Masih Menjanjikan
“Sampai minggu kedua April, sudah Rp81 triliun. Ini lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang hanya Rp60 triliun,” ujar Gubernur BI Agus DW Martowardojo, di Jakarta, Kamis 13 April 2017.
Agus mengungkapkan, meningkatnya arus modal yang masuk ke Indonesia tersebut, menunjukan kondisi perekonomian nasional yang relatif terjaga. Para pemilik modal (investor) masih menganggap pasar Indonesia sebagai destinasi yang menarik untuk menempatkan modalnya. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Page: 1 2
Poin Penting BPD Bali menargetkan pertumbuhan penyaluran kredit sebesar 9-9,5 persen pada 2026 sesuai rencana… Read More
Poin Penting PT Asuransi Sinar Mas resmi memisahkan unit usaha syariah menjadi entitas baru bernama… Read More
Poin Penting OJK menerbitkan POJK 38 Tahun 2025 yang memberi kewenangan mengajukan gugatan untuk melindungi… Read More
Poin Penting TRIPA dan Bank BPD Bali memperbarui kerja sama bancassurance melalui PKS asuransi kebakaran… Read More
Poin Penting JMA Syariah telah memenuhi bahkan melampaui ekuitas minimum asuransi syariah Rp100 miliar sesuai… Read More
Poin Penting BEI akan menunjuk direksi baru periode 2026-2030 seiring berakhirnya masa jabatan direksi periode… Read More