Ilustrasi: Proyeksi inflasi Desember 2023/istimewa
Jakarta – Ekonom Senior PT Mirae Asset, Rully Wisnubroto memprediksi inflasi pada September 2023 akan berada di bawah 3 persen secara tahunan (yoy). Hal ini menurun jauh dari inflasi September 2022 yang sebesar 5,95 persen yoy.
Penurunan inflasi yang signifikan ini, kata Rully, dipengaruhi oleh high base effect dari kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) di September tahun lalu.
Baca juga: Inflasi Terus Turun, Volatile Food Ikut Terjaga
“Dan sepertinya dengan adanya pengaruh dari high base di bulan September 2022 kita cukup yakin bahwa inflasi di bulan September nanti itu akan turun signifikan bahkan di bawah 3 persen,” ujar Rully dalam Media Day, dikutip, Rabu 13 September 2023.
Dia pun mengungkapkan bahwa, Indonesia merupakan salah satu negara yang berhasil dalam menurunkan inflasi, di tengah tingginya tingkat inflasi negara-negara maju seperti AS, Inggris dan negara-negara di kawasan Eropa lainnya.
Baca juga: Segini Biaya yang Dipakai Pemerintah Untuk Pengendalian Inflasi
“Saat ini, Indonesia menjadi salah satu negara yang dinilai sukses meredam inflasi sedangkan pengendalian inflasi mash menjadi is utama negara-negara maju saat ini, seperti AS, Inggris dan negara-negara Euro Zone,” ungkapnya. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More
Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More
Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More
Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More
Poin Penting OCBC Sekuritas bermitra dengan Makmur untuk menghadirkan fitur investasi saham di platform Makmur… Read More
Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More