Jakarta – Efisiensi adalah salah satu faktor penting dalam menopang pertumbuhan kinerja perbankan. Rumus inilah yang sepertinya tidak bisa dipisahkan dari kinerja gemilang yang dicatat oleh Bank Mestika Dharma untuk periode tahun 2018-2019.
Hampir semua lini mengalami pertumbuhan positif membuat bank satu ini tak bisa dipisahkan dari penerapan good corporate governance (GCG) yang baik. Bila mengacu pada laporan keuangannya, Bank Mestika tercatat mengalami kenaikan aset yang konsisten dari tahun ke tahun.
Total aset konsolidasian Bank Mestika Dharma naik dari Rp10,58 triliun per Desember 2016 menjadi Rp11,81 triliun per Desember 2017. Lanjut ke periode Desember 2017-2018, yang mana total aset konsolidasiannya naik dari Rp11,81 triliun menjadi Rp12,09 triliun.
Hal serupa terjadi lagi di periode Desember 2018-2019, yang mana total aset konsolidasiannya alami kenaikan dari Rp12,09 triliun menjadi Rp12,90 triliun.
Bank Mestika Dharma yang dinahkodai oleh Achmad S Kartasasmita selaku Presiden Direkturnya ini benar-benar tokcer kinerjanya. Atas kinerjanya tersebut bank ini berhasil menyabet penghargaan “Golden Trophy” dalam Infobank Awards 2020 karena kinerjanya yang berpredikat “Sangat Bagus” dalam 5 tahun berturut-turut.
(*) Steven Widjaja
Editor: Rezkiana Np
Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat utang masyarakat Indonesia di buy now pay later (BNPL) atau… Read More
Poin Penting IHSG sesi I turun 0,29 persen ke level 6.989,42 setelah bergerak fluktuatif. Mayoritas… Read More
Poin Penting: MK memutuskan hanya BPK yang berwenang menghitung kerugian negara dalam perkara korupsi. KPK… Read More
Poin Penting OJK telah memblokir 33.252 rekening terindikasi judi online, meningkat dari sebelumnya 32.556 rekening.… Read More
Poin Penting OJK mencatat 53 rencana penawaran umum hingga Maret 2026, dengan 15 perusahaan di… Read More
Poin Penting Marak jasa joki Coretax di media sosial dengan tarif Rp50–100 ribu, memanfaatkan kesulitan… Read More