Eko B. Supriyanto, Chairman Infobank Media Group.
Oleh Eko B. Supriyanto, Chairman Infobank Media Group
PUSAT Data Nasional Sementara (PDNS) diserbu oleh hacker. Para “pembegal” data itu meminta tebusan uang. Ada 210 instansi pemerintah terdampak dari serangan para “pembegal” data ini. Salah satu instansi yang paling terkenda dampaknya adalah pada sistem pelayanan imigrasi dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (Kemenkumham RI). Juga, Direktorat Jenderal Pajak, Departemen Keuangan RI. Pertanyaan berseliweran, apakah data-data rekening bank juga kena “begal” dan amankah uang Anda di bank?
Diketahui, server PDNS 2 yang berlokasi di Surabaya, terkena serangan siber dari ransomware berjenis LockBit 3.0 varian baru yang bernama ransomware Brain Chiper. Ransomware meminta tebusan uang USD8 juta ke pemerintah, namun pemerintah menolak. Sampai hari ke-8 masih banyak data yang belum dipulihkan, dan data itu kini tercecer dan diperjualbelikan.
Poin Penting Tugu Insurance mencatat laba Rp711,06 miliar di 2025, meningkat dari Rp401,57 miliar (restated).… Read More
Poin Penting Notional value transaksi ICDX mencapai Rp12.477 triliun pada kuartal I 2026, melonjak 96%… Read More
Poin Penting OJK mulai membuka informasi saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi (high shareholding concentration) di… Read More
Poin Penting AAUI menyebut industri kesulitan memenuhi modal minimum tahap I 2026. Minat pemegang saham… Read More
Poin Penting KB Bank balik laba Rp66,59 miliar di 2025 dari rugi Rp6,33 triliun pada… Read More
Poin Penting Bank Mandiri terbitkan global bond USD750 juta dengan kupon 5,25% dan tenor 5… Read More