Nasional

Dukung Pemerataan Ekonomi, Pemerintah Dorong Kopdes Merah Putih di Sukabumi

Jakarta – Sekretaris Kementerian Koperasi (SesKemenkop) Ahmad Zabadi menyatakan dukungan penuh terhadap pembentukan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di Kabupaten Sukabumi.

Hal itu tergambar saat SesKemenkop melakukan kunjungan kerja ke wilayah Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Sabtu, 5 April 2025.

Terkait hal tersebut, Zabadi mengajak Pemerintah Kabupaten Sukabumi untuk turut ambil bagian, bahkan jika memungkinkan, menjadi role model dalam pembentukan Kopdes Merah Putih.

“Banyak hal yang selalu membuat Sukabumi sebagai role model. Seperti program Makan Bergizi Gratis di Warungkiara, PLUT di Cikembang, dan semoga saja Koperasi Desa Merah Putih pun menjadi role model,” papar Zabadi, saat berdialog dengan Bupati Sukabumi, Asep Japar, dikutip Senin, 7 April 2025.

Apalagi, lanjut Zabadi, Bupati Sukabumi merupakan orang yang telah lama berkecimpung di dunia koperasi. Mengingat, dulunya merupakan mantan Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Sukabumi.

Baca juga : Pengamat Wanti-wanti Risiko Kredit Macet Kopdes Merah Putih

“Pak Bupati ini mantan Kadis yang sangat mengetahui tentang koperasi. Sehingga, pasti memperhatikan hal semacam ini,” ungkap Zabadi.

Tujuan Pembentukan Kopdes Merah Putih

Zabadi menjelaskan, terdapat beberapa alasan mendasar di balik pembentukan Kopdes Merah Putih. “Terutama, untuk memutus rantai kemiskinan dan mewujudkan kesejahteraan ekonomi masyarakat desa,” ungkap Zabadi.

Intinya, tegas SesKemenkop, Kopdes Merah Putih ini untuk pemerataan kesejahteraan masyarakat desa. Apalagi, koperasi ini akan menitikberatkan pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat seperti sembako dan kebutuhan pokok lainnya.

“Koperasi ini akan menjadi solusi terbaik baik masyarakat desa. Baik dalam pemenuhan kebutuhan maupun pengembangan potensi lokal desa,” ucap Zabadi.

Maka dari itu, dalam koperasi ini dikhususkan untuk masyarakat desa setempat. Sehingga, tidak bisa diikuti warga yang lintas desa. “Jadi, pendekatannya per desa. Sehingga, warga yang berusia dewasa bisa bergabung menjagi anggota koperasi,” imbuh SesKemenkop.

Baca juga : Presiden Prabowo Perintahkan 80.000 Kopdes Merah Putih untuk Berantas Rentenir

Zabadi menambahkan, dalam pembentukan koperasi ini, terdapat beberapa metode yang bisa dilakukan, seperti pembentukan koperasi baru bagi desa yang belum memilikinya atau revitalisasi koperasi lama yang sudah tidak berjalan.

“Kalau yang sudah jalan koperasi desanya, bisa mengubah nama dan anggaran dasar,” terang Zabadi.

Target Nasional Pembentukan Kopdes

Pembentukan Kopdes Merah Putih ini ditargetkan selesai pada akhir Juni 2025, dengan jumlah pembentukan mencapai puluhan ribu koperasi di seluruh Indonesia.

“Bapak Presiden rencananya akan meluncurkan Kopdes Merah Putih ini pada Juli mendatang. Sehingga, akhir Juni ditargetkan pembentukannya selesai,” ucap SesKemenkop.

Baca juga: Perangi Rentenir, Kemenkop Dorong Koperasi Syariah di Pesantren

Sementara itu, Bupati Sukabumi, Asep Japar mengatakan, terdapat 381 desa dan 5 kelurahan di wilayahnya. Jumlah tersebut menjadi potensi besar untuk dikembangkan bersama koperasi.

“Makanya dalam momen ini, kami kumpulkan sejumlah kepala perangkat daerah terkait agar mereka semua memahami Kopdes Merah Putih,” kata Bupati Sukabumi.

Apalagi, Kabupaten Sukabumi ingin ikut andil dalam momen besar ini. “Kita akan berkumpul dengan seluruh kepala desa. Semoga saja dalam waktu dekat bisa terbentuk Kopdes Merah Putih,” pungkas Asep. (*)

Editor: Yulian Saputra

Muhamad Ibrahim

Recent Posts

Dana Pemerintah di Himbara Minim Dampak, Ekonom Beberkan Penyebabnya

Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More

41 mins ago

Gita Wirjawan: Danantara Bakal Jadi Magnet WEF 2026

Poin Penting Gita Wirjawan menilai kehadiran BPI Danantara di WEF 2026 berpotensi menjadi magnet utama… Read More

2 hours ago

Bangkrut Akibat Kredit Macet, Bank Ayandeh Iran Tinggalkan Utang Rp84,5 Triliun

Poin Penting Bank Ayandeh bangkrut pada akhir 2025, meninggalkan kerugian hampir USD5 miliar akibat kredit… Read More

2 hours ago

Penguatan Produktivitas Indospring Disambut Positif Investor, Ini Buktinya

Poin Penting INDS memperkuat produktivitas dan efisiensi melalui pembelian aset operasional dari entitas anak senilai… Read More

2 hours ago

KB Bank Kucurkan Kredit Sindikasi USD95,92 Juta ke Petro Oxo Nusantara

Poin Penting KB Bank salurkan kredit sindikasi USD95,92 juta untuk mendukung pengembangan PT Petro Oxo… Read More

2 hours ago

IHSG Ditutup Menguat 0,47 Persen ke Level 9.075

Poin Penting IHSG ditutup menguat 0,47 persen ke level 9.075,40 pada perdagangan 15 Januari 2026,… Read More

2 hours ago