Jakarta–Otoritas Jasa Keuangan (OJK) lakukan penandatanganan Nota Kesepahaman dengan Forum Rektor Indonesia (FRI) pada hari ini, Selasa (13/6/2017). Beberapa hari yang lalu FRI tercatat juga telah membentuk POKJA Bidang Ekonomi Syariah Forum Rektor Indonesia, sebagai salah satu upaya untuk menyiapkan sumber daya manusia yang berkompeten di bidang ekonomi dan keuangan syariah.
“Dengan forum ini diharapkan akan ada kerja sama antara OJKdan forum rektor bagaimana ke depan kita bisa tingkatkan edukasi keuangan, dan ini merupakan pilar penting yang juga tertuang di strategi inklusi. Dan tentu ini juga tidak boleh putus, harus terus tingkatkan literasi,” jelas Muliaman D Hadad, Ketua Dewan Komisioner OJK di Hotel Double Tree, Jakarta, Selasa, 13 Juni 2017.
Baca juga: OJK Luncurkan Roadmap Pengembangan Keuangan Syariah
Muliaman menambahkan, ke depan dengan hadirnya kerja sama ini kuantitas dan kualitas sumber daya manusia di bidang keuangan syariah akan dapat memenuhi kebutuhan perkembangan industri jasa keuangan syariah.
OJK mencatat hingga Maret, pangsa pasar keuangan syariah secara keseluruhan berkisar 5 persen. Namun, apabila dilihat dari setiap jenis produk syariah, hingga triwulan satu 2017, terdapat beberapa produk syariah yang market share-nya di atas 5 persen. Bila dirinci antara lain aset perbankan syariah sebesar 5,29 persen dari seluruh aset perbankan, sukuk negara yang mencapai 16,45 persen dari total surat berharga negara yang beredar, lembaga pembiayaan syariah sebesar 7,27 persen dari total pembiayaan, lembaga jasa keuangan khusus sebesar 10,11 persen, dan lembaga keuangan mikro syariah sebesar 23,72 persen. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Page: 1 2
Poin Penting BRI salurkan KUR Rp178,08 triliun pada 2025 kepada 3,8 juta debitur, dengan 64,49… Read More
Oleh Ryan Kiryanto, Ekonom Senior dan Associate Faculty Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia DALAM laporan Global… Read More
Poin Penting HRTA meluncurkan aplikasi HRTA Gold sebagai platform jual beli emas dan perhiasan fisik… Read More
Poin Penting Kredit tumbuh 15,9 persen yoy menjadi Rp899,53 triliun, DPK naik 29,2 persen menjadi… Read More
Oleh Firman Tendry Masengi, Advokat/Direktur Eksekutif RECHT Institute DEMUTUALISASI bursa efek kerap dipromosikan sebagai keniscayaan… Read More
Poin Penting Jahja Setiaatmadja tambah saham BBCA sebanyak 67.000 lembar secara tidak langsung dengan harga… Read More