Dukung Akselerasi Transformasi Digital, Data Center H2 Siap Beroperasi

Jakarta – Project kerja sama strategis perdana Anthoni Salim dan PT DCI Indonesia Tbk (DCII) untuk pembangunan kompleks hyperscale data center park bernama H2 sudah dituntaskan. Kompleks data center yang teletak di Pertiwi Lestari Industrial Estate, Karawang tersebut, siap digunakan untuk memenuhi kebutuhan pasar.

Gedung H2-01 yang dibangun sejak kuartal IV-2020 ini telah berstatus siap beroperasi dan menjadi bagian dari fasilitas data center hyperscale terbesar di Indonesia. Sedangkan acara soft opening gedung H2-01 dihadiri oleh Executive Director Salim Group Axton Salim, 
President Diretor DCI, Toto Sugiri, dan 
Director PT Datacenter Indonesia Sukses Makmur (DISM) Ricky Garyati, Kamis (21/10).

Data center dikembangkan di atas lahan seluas 86 hektare. Gedung data center yang dinamai H2-01 didirikan setinggi 10 lantai. Dari total lantai tersebut, sebanyak 6 lantai merupakan data hall dengan total kapasitas sebesar 3.000 rak dengan total daya listrik sebanyak 15 MW.

Axton Salim mengatakan, Indonesia merupakan negara terbesar di Asia Tenggara dengan total populasi sebesar 256 juta, namun kapasitas data center per kapita paling rendah, dibandingkan dengan negara lain di dunia. Jika rata-rata konsumsi per kapita adalah 10 watt, data center Indonesia dapat bertumbuh mencapai 2.700 watt ke depan.

Cushman & Wakefield dalam laporan berjudul Data Center in South East Asia poised for Rapid Growth pada August 2019 menyebutkan bahwa dengan kehadiran data center H2 seluas 791 hektare dan total kapasitas hingga 600 MW diharapkan berkontribusi sebanyak 22% terhadap total data center di Indonesia.

Sebagai carrier neutral data center, H2 mampu memenuhi kebutuhan hyperscale data center, termasuk layanan colocation, layanan interconnection dan juga ruang bekerja. Hingga kini, H2 telah dipercaya oleh pelanggan internasional dengan tersewanya dua lantai gedung data center H2.

“Tingkat kebutuhan data center di Indonesia meningkat drastis dalam dua tahun terakhir. Digitalisasi terus berkembang pesat dengan adaptasi komputasi awan yg terus meningkat, disertai dengan aktivitas sekolah dan kerja dari rumah selama pandemi. Kompleks hyperscale data center H2 dibangun dengan latar belakang tersebut dengan prinsip eco-sustainable, yaitu dengan memasang solar panel power sebagai salah satu sumber listrik di kawasan data center,” jelas Axton Salim. (*)

Dwitya Putra

Recent Posts

AI Masuk Fase Baru pada 2026, Fondasi Data Jadi Penentu Utama

Poin Penting Fondasi data kuat krusial agar AI berdampak dan patuh regulasi. Standarisasi platform dan… Read More

2 hours ago

Pemerintah Diskon 50 Persen Iuran JKK dan JKM Pekerja BPU Transportasi

Poin Penting Diskon iuran 50 persen JKK–JKM diberikan pemerintah bagi pekerja BPU sektor transportasi (ojol,… Read More

3 hours ago

Dukung Program Pemerintah, KADIN Buka 1.000 Dapur MBG

Poin Penting KADIN membuka 1.000 dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) sesuai standar SPPG sebagai dukungan… Read More

3 hours ago

Menko Airlangga Ungkap Arah BBM B50, Ini Jadwal Implementasinya

Poin Penting Pemerintah masih menggunakan BBM B40 pada 2026, sesuai arahan Presiden Prabowo, sambil melanjutkan… Read More

3 hours ago

Memahami Produk Pinjaman Back to Back, Solusi Dana Cepat Tanpa Cairkan Deposito

Poin Penting Skema Back to Back Loan memungkinkan nasabah memperoleh dana tunai dengan menjaminkan deposito… Read More

3 hours ago

Penyaluran Kredit UMKM Masih Tertekan, OJK Ambil Langkah Ini

Poin Penting Kredit UMKM masih turun 0,64 persen per November 2025 akibat tekanan ekonomi global… Read More

4 hours ago