Categories: News UpdatePerbankan

Dua Strategi Commonwealth Tambah Investor Hingga Akhir Tahun

Jakarta – Chief of Retail & SME Business Bank Commonwealth Ivan Jaya optimis pihaknya akan terus menambah jumlah investor perseroan hingga akhir tahun 2021. Ia menargetkan, meski hanya tersisa 3 bulan, Commonwealth Bank mampu meningkatkan jumlah investor hingga 2 kali lipat.

Ivan menjelaskan, pihaknya memiliki 2 strategi untuk menambah investor melalui channel semi-digital dan digital. Pada cara yang pertama, perseroan akan memanfaatkan tenaga marketing untuk dapat menjangkau nasabah-nasabah potensial sebagai investor.

“Untuk semi digital, kami memanfaatkan tenaga marketing. Dengan eksisting customer base atau nasabah yang ada saat ini, arahan investasi untuk kuartal IV menjadi fokus utama kami dalam memberikan solusi investasi untuk meningkatkan dana atau transaksi,” jelas Ivan pada paparan virtualnya, Selasa, 28 September 2021.

Kemudian pada strategi digital, Commonwealth Bank akan memanfaatkan aplikasi CommBank Smartwealth untuk melipatgandakan jumlah investornya. Ivan menyebut, pihaknya akan memanfaatkan berbagai kombinasi komunikasi seperti above the line, below the line, melalui sosial media, dan juga terhadap eksisting customer.

Sebagai informasi, Commonwealth Bank juga membagikan rekomendasi portfolio investasi reksadana hingga akhir tahun 2021. Ivan menjabarkan Untuk profil risiko moderat dan konservatif, 5% dari reksadana pasar uang, deposito, atau tabungan bisa dialihkan ke reksadana saham sehingga yang tadinya porsi saham hanya 15% bisa menjadi 20%.

“Untuk profil risiko growth atau risk taker, kita bisa perbanyak kembali alokasi reksadana saham dari 60% ke 65%. Again, 5% nya dikurangkan dari reksadana pasar uang, deposito, atau tabungan,” ucapnya. (*)

 

Editor: Rezkiana Np

Evan Yulian

Recent Posts

Prudential Indonesia Luncurkan PRUMapan, Sasar Kebutuhan Proteksi Generasi Sandwich

Poin Penting Prudential Indonesia meluncurkan PRUMapan, asuransi jiwa tradisional yang menyasar milenial dan Gen Z,… Read More

5 hours ago

Dana Abadi LPDP Tembus Rp180,8 Triliun, Intip Rincian Alokasi dan Penggunaannya

Poin Penting Dana abadi LPDP mencapai Rp180,8 triliun, dengan alokasi terbesar untuk pendidikan Rp149,8 triliun,… Read More

5 hours ago

MTF Telusuri Dugaan Tindak Pidana yang Mengatasnamakan Perusahaan

Poin Penting PT Mandiri Tunas Finance (MTF) melakukan penelusuran menyeluruh atas dugaan tindak pidana yang… Read More

6 hours ago

ISEI Dorong Reformulasi Kebijakan UMKM Lewat Industry Matching di Bogor

Poin Penting ISEI dorong kebijakan berbasis praktik lapangan melalui ISEI Industry Matching bersama YDBA untuk… Read More

6 hours ago

Bank Mandiri Siapkan Rp44 Triliun Uang Tunai untuk Kebutuhan Ramadan-Lebaran 2026

Poin Penting Bank Mandiri menyiapkan Rp44 triliun uang tunai untuk ATM/CRM selama 24 Februari-25 Maret… Read More

7 hours ago

LPDP Minta Maaf atas Polemik Alumni Berinisial DS

Poin Penting LPDP menyampaikan permintaan maaf atas polemik yang ditimbulkan alumni berinisial DS dan menilai… Read More

8 hours ago