“Misalnya uang elektronik yang dijual saat ini Rp50.000 karena diskon 100 persen untuk biaya kartu, maka saldo yang didapatkan Rp50.000. Jika dikenakan biaya kartu maka saldo yang didapatkan Rp30.000. Biaya Rp20.000 untuk biaya cetak, biaya chip dan biaya distribusi,” jelas Anggoro.
Baca juga: Elektronifikasi Tol, Kartu e-Money di Gardu Tol Gratis
Selain itu dirinya juga menjelaskan mengenai program promosi diskon biaya kartu pernah dilakukan para pihak perbankan pada Agustus lalu, yang kemudian dilanjutkan pada 16 Oktober 2017 – 31 Oktober 2017.
“Dengan diskon 100 persen alias gratis ini, kami mengharapkan masyarakat pada 31 Oktober mendatang sudah punya kartu semua. Jadi nanti yang membeli lewat masa promosi lebih sedikit,” ujar Anggoro. (*)
Editor: Paulus Yoga
Page: 1 2
Poin Penting Aset industri pembiayaan 2025 terkontraksi 0,01 persen, dengan pertumbuhan piutang hanya 0,61 persen,… Read More
Poin Penting Juda Agung resmi dilantik sebagai Wakil Menteri Keuangan, menggantikan Thomas Djiwandono yang menjadi… Read More
Poin Penting Maraknya penagihan intimidatif berdampak pada kebijakan perusahaan pembiayaan, yang kini memperketat prinsip kehati-hatian… Read More
Poin Penting Bank Mandiri menargetkan pertumbuhan kredit 2026 di atas rata-rata industri, sejalan dengan proyeksi… Read More
Info Penting Jual beli kendaraan STNK only dinyatakan ilegal, karena BPKB adalah satu-satunya bukti kepemilikan… Read More
Poin Penting Juda Agung resmi dilantik sebagai Wamenkeu untuk sisa masa jabatan 2024–2029 melalui Keppres… Read More