Pansel Diminta Tak Pilih Calon DK OJK yang Punya Potensi Konflik Kepentingan
Jakarta – Anggota Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat Indonesia Republik Indonesia (DPR RI), Masinton Pasaribu memastikan jika Anggota Dewan Komisioner (DK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang terpilih nantinya adalah sosok yang tentunya memiliki kompetensi di sektor jasa keuangan.
“Titik tekan kami di Komisi XI terhadap calon-calon anggota Dewan Komisioner OJK itu tidak boleh diisi oleh orang yang coba-coba, tidak boleh diisi oleh orang yang baru belajar. OJK bukan tempat orang belajar,” katanya Masinton, dalam sebuah webinar, Jumat, 11 Maret 2022.
Ia menambahkan, yang akan terpilih nantinya menjadi anggota DK OJK bukanlah orang-orang yang haus akan jabatan. Oleh karena itu, dalam fit and proper test nanti, DPR RI akan benar-benar menelusuri rekam jejak para calon secara mendetail.
“Dan OJK bukan untuk orang-orang yang haus jabatan. Maka di situ kita tekankan, dalam fit and proper test kita akan lihat betul, kita akan buka betul. Kita akan menelusuri betul rekam jejak masing-masing calon,” ujar Masinton.
Dengan upaya tersebut, Masinton berharap kepengurusan OJK untuk periode ketiga ini akan mampu menjawab tantangan zaman yang ada. “
Harapan kita tentang OJK itu benar-benar dalam periode ketiga ini harus benar-benar dia bisa adaptif. Selain bisa beradaptasi dengan tantangan zaman, juga ada krisis hari ini yang kalau kita lihat akan berdampak pada krisis politik perang Rusia-Ukraina yang ini akan berdampak pada krisis ekonomi global,” ungkapnya. (*) Bagus Kasanjanu
Editor: Rezkiana Nisaputra
Oleh Eko B. Supriyanto, Pimpinan Redaksi Infobank Media Group EKONOMI politik perbankan Indonesia sedang sakit.… Read More
Poin Penting Kereta Whoosh sempat berhenti akibat seng di jalur, namun sensor mendeteksi dini dan… Read More
Poin Penting Jepang menandatangani MoU investasi senilai Rp384 triliun dengan Indonesia. Kerja sama mencakup sektor… Read More
Poin Penting Tiga prajurit TNI gugur dan tiga lainnya terluka dalam misi UNIFIL di Lebanon.… Read More
Poin Penting IHSG ditutup turun 2,19% pada 2 April 2026, diikuti pelemahan seluruh indeks utama.… Read More
Poin Penting IHSG melemah 0,99% sepekan, dengan lima saham utama menjadi penekan terbesar indeks. BREN… Read More