Jakarta–Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) pada saat rapat kerja terkait dengan mendengar laporan dan pengesahan hasil raker panja pembahasan antara pemerintah tentang asumsi dasar RAPBN 2018, mengusulkan untuk memasukkan fokus terkait dengan vaksinasi terhadap balita dan anak serta pemenuhan kebutuhan bawang putih dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKP) di 2018.
Hal itu disampaikan oleh Pimpinan Badan Anggaran (Banggar) Aziz Syamsuddin, kepada pemerintah yang diwakili oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasionaldan/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro serta Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo.
“Berkenaan dengan prioritas nasional kesehatan pada sasaran umum agar pemerintah berikan perhatian terhadap vaksinasi terhadap balita dan anak. Poin kedua, dalam catatan rapat panja untuk mendapat pengesahan di rapat kerja. Berkenaan dengan ketahanan pangan,” kata Aiz di Kompleks DPR-RI , Jakarta, Rabu 5 Juli 2017. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Page: 1 2
Poin Penting BI menilai penurunan outlook Moody’s tidak mencerminkan pelemahan ekonomi domestik. Stabilitas sistem keuangan… Read More
Poin Penting PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) menegaskan tidak memiliki keterlibatan, baik langsung maupun… Read More
Poin Penting Celios pertanyakan pertumbuhan PDB 5,11 persen dipertanyakan, pasalnya konsumsi rumah tangga & PMTB… Read More
Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melantik 40 pejabat eselon II di DJP dan… Read More
Poin Penting BCA Digital raih laba Rp213,4 miliar, ditopang DPK Rp14,3 triliun (+22%) dan kredit… Read More
Poin Penting Pertumbuhan kredit perbankan diproyeksikan 10–12 persen, lebih tinggi dari target 2025 sebesar 9–11… Read More