Aziz menambahkan, pemerintah harus fokus terkait dengan ketahanan pangan agar tidak hanya mengurusi bawang merah, melainkan juga dengan kebutuhan bawang putih. “karena Indonesia banyak impor bawang putih. Ini hasil pleno internal Banggar. Terhadap dua tanggapan ini apabila bisa disetujui pemerintah atau mendapat tanggapan bisa kami sahkan,” tambah dia.
Menanggapi hal tersebut, Menteri PPN/Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro menjelaskan, pemerintah tidak keberatan atas usulan DPR terkait fokus vasinasi balita dan anak serta bawang putih masuk dalam RKP di 2018.
“Menanggapi prioritas atau tambahan usulan dari banggar mengenai produk nasional kesehatan pada vaksinasi, pada intinya kami tidak keberatan dan kami setujui,” kata Bambang.
Bambang menambahkan, untuk pemenuhan kebutuhan bawang putih, Bambang menyebutkan akan melakukan koordinasi terlebih dahulu dengan Kementerian Pertanian. (*)
Editor: Paulus Yoga
Page: 1 2
Jakarta – PT Bank CIMB Niaga Tbk membidik nilai transaksi hingga Rp45 miliar dalam penyelenggaraan Cathay… Read More
Poin Penting Purbaya Yudhi Sadewa menilai penurunan outlook peringkat kredit Indonesia oleh Moody’s hanya bersifat… Read More
Poin Penting WHO mencatat 74 persen kematian global disebabkan penyakit tidak menular, dengan 17 juta… Read More
Poin Penting Per Januari 2026, cadangan devisa Indonesia tercatat USD154,6 miliar, turun dari USD156,5 miliar… Read More
Poin Penting IHSG ditutup melemah 2,08 persen ke level 7.935,26. Sebanyak 646 saham terkoreksi, dengan… Read More
Poin Penting BSI membukukan laba bersih Rp7,57 triliun sepanjang 2025, naik 8,02 persen yoy, ditopang… Read More