Aziz menambahkan, pemerintah harus fokus terkait dengan ketahanan pangan agar tidak hanya mengurusi bawang merah, melainkan juga dengan kebutuhan bawang putih. “karena Indonesia banyak impor bawang putih. Ini hasil pleno internal Banggar. Terhadap dua tanggapan ini apabila bisa disetujui pemerintah atau mendapat tanggapan bisa kami sahkan,” tambah dia.
Menanggapi hal tersebut, Menteri PPN/Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro menjelaskan, pemerintah tidak keberatan atas usulan DPR terkait fokus vasinasi balita dan anak serta bawang putih masuk dalam RKP di 2018.
“Menanggapi prioritas atau tambahan usulan dari banggar mengenai produk nasional kesehatan pada vaksinasi, pada intinya kami tidak keberatan dan kami setujui,” kata Bambang.
Bambang menambahkan, untuk pemenuhan kebutuhan bawang putih, Bambang menyebutkan akan melakukan koordinasi terlebih dahulu dengan Kementerian Pertanian. (*)
Editor: Paulus Yoga
Page: 1 2
Poin Penting ALTO Network memproses ~30 juta transaksi per hari hingga Maret 2026, dengan kontribusi… Read More
Poin Penting RUPST OCBC sepakat untuk membagikan dividen tunai Rp1,03 triliun atau Rp45 per saham… Read More
Poin Penting Pengguna MADINA naik 13% menjadi lebih dari 13.700, dengan frekuensi transaksi mencapai 2… Read More
Poin Penting ALFI mendesak pemerintah melakukan harmonisasi regulasi KBLI 2025 karena dinilai memicu inefisiensi dan… Read More
Poin Penting PKSS menargetkan pertumbuhan dengan memperluas pasar di luar BRI Group, membidik total 360… Read More
Poin Penting NPL konstruksi BTN menurun ke bawah 10%, dari sebelumnya sekitar 26%, dengan target… Read More