Nasional

DPR Minta Layanan BPJS Kesehatan Berbenah, Tiga Aspek Ini Jadi Catatannya

Jakarta – Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Emanuel Melkiades Laka Lena meminta BPJS Kesehatan untuk terus berbenah melakukan perbaikan layanan demi tercapainya ‘keadilan sosial’ bagi seluruh pesertanya.

Ia menekankan tiga aspek yang menjadi catatan untuk diperbaiki yakni dari aspek kepesertaan, aspek manfaat dan aspek pembiayaan.

“Tiga aspek ini harus dipertajam agar distribusi keadilan sosial ini semakin bagus, luas dan berkualitas ini penting dilakukan,” katanya dalam Launching & Beda Buku “Catatan 10 Tahun Perjalanan BPJS Kesehatan,” di Jakarta, 17 Mei 2024.

Baca juga : Catat! Begini Cara Mudah Tes Kesehatan Mental Pakai BPJS Kesehatan

Untuk aspek kepesertaan misalnya, memastikan kepesertaan BPJS sesuai target penting dilakukan. Hal ini mengingat target kepesertaan sebesar 98 persen diujung pemerintahan Jokowi harus tercapai.

“Sekarang baru menyentuh 97 persen. Masih ada waktu kita kejar. Mau pakai instrumen apa saja bebas. Pokoknya dipastikan dulu setiap orang punya kartu BPJS,” terangnya.

Artinya kata dia, kepesertaan BPJS Kesehatan harus diperluas dan juga menyentuh pihak yang paling berkepentingan. Misalnya masih banyak tenaga BKKBN yang menangani masalah stunting tapi tidak memiliki kartu BPJS.

Baca juga : Digitalisasi JKN BPJS Kesehatan Jadi Contoh Jaminan Sosial Dunia

“Mereka secara kerja menangani stunting tapi tidak memiliki kartu BPJS,” bebernya.

Lebih lanjut dari segi manfaat layanan kelas BPJS di Indonesia. Menurutnya, pelayanan masyarakat di berbagai pelosok bisa berbeda. Artinya, harus ada standarisasi pelayanan secara merata.

“Semua orang bayar  BPJS sama, tetapi di Papua misalnya dari sisi pelayanan kesehatan berbeda. Dokternya tidak ada, pelayanan di Papua beda dengan di Jawa atau di Aceh. Nah ini harus di standaridasi. KRIS salah satunya,” tegasnya.

“Terakhir aspek pembiayaan. Kalau bisa uang pembiayaan pelayanan kesehatan melalui pusat dulu. Jadi ke depannya, pembiayaan itu selain pusatnya, daerah juga berbagi. Provinsi berapa, kabupaten berapa,” pungkasnya.

Muhamad Ibrahim

Recent Posts

Bank BPD Bali Sudah Setor Dividen Rp826 Miliar ke Pemda

Poin Penting Bank BPD Bali mendistribusikan 75 persen laba atau Rp826 miliar dari total keuntungan… Read More

6 hours ago

Rekomendasi 5 Aplikasi Nabung Emas yang Aman dan Praktis

Poin Penting Kini menabung emas bisa dilakukan di aplikasi emas yang menawarkan transaksi yang aman… Read More

7 hours ago

Mahkamah Agung AS Batalkan Tarif Trump, Begini Respons Pemerintah

Poin Penting Mahkamah Agung Amerika Serikat membatalkan tarif resiprokal Donald Trump, pemerintah Indonesia mencermati dampaknya… Read More

12 hours ago

Investasi Reksa Dana BNI AM Kini Bisa Dibeli di Kantor Cabang KB Bank

Poin Penting PT Bank KB Indonesia Tbk menggandeng PT BNI Asset Management memasarkan reksa dana… Read More

12 hours ago

Kadin Gandeng US-ABC Perluas Ekspor Alas Kaki ke AS

Poin Penting Kamar Dagang dan Industri Indonesia teken MoA dengan US-ASEAN Business Council untuk perluas… Read More

16 hours ago

Alasan Mahkamah Agung AS “Jegal” Kebijakan Tarif Trump

Poin Penting Mahkamah Agung Amerika Serikat membatalkan tarif resiprokal global Donald Trump karena dinilai melanggar… Read More

17 hours ago