News Update

DPR Kritisi Anggaran Modernisasi Sistem Pajak Kemenkeu

Jakarta–Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengajukan kebutuhan anggaran sebesar Rp410,28 miliar guna modernisasi core tax system pada rencana kegiatan strategis Kemenkeu Tahun Anggaran 2018. Namun, anggaran tak begitu saja dapat disetujui oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

Anggota Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Fraksi PPP, Elviana meragukan angka anggaran tersebut. Dirinya menganggap, modernisasi bukan berarti membiarkan perangkat IT yang sebelumnya tidak dipakai.

“Saya juga melihat misalnya kita meningkatkan modernisasi tax system, ini kan pasti masalah IT. Modernisasi ini dengan Rp410 miliar apakah perangkat IT yang lama tidak layak, hal apa yang baru? Jadi hal inilah yang ingin kita fokuskan,” jelas Elviana pada saat Rapat Kerja DPR Dengan Menteri Keuangan, di Kompleks DPR/MPR, Jakarta, Selasa, 12 September 2017.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Keuangan Sri Mulyani menilai, anggaran tersebut dirasa wajar guna menunjang kinerja Direktorat Jenderal Pajak untuk mendeteksi data nasabah setelah bergulirnya Program Pengampunan Pajak atau Tax Amnesty pada tahun lalu. “Kami melihat operasi dirjen pajak dan bea cukai banyak yang bisa diperbaiki salah satu penyebabnya masalah IT dan data sharing,” jelasnya.

Dirinya menambahkan, modernisasi IT pada sistem juga sebagai antisipasi dalam menerapkan Automatic Exchange of Information (AEOI) pada tahun depan.

“Kita sudah memasuki era AEOI, di mana perjanjian perpajakan internasional mesyaratkan adanya sistem IT yang safe dan secure yang comparable antarnegara. Karena kalau tidak seperti itu maka kami tidak mendapatkan persyaratan untuk menukarkan data perpajakan dengan negara lain,” tukas Sri Mulyani. (*)

 

 

Editor: Paulus Yoga

Suheriadi

Recent Posts

RUPST OCBC Sepakat Tebar Dividen Rp1,03 Triliun dan Buyback 438 Ribu Saham

Poin Penting RUPST OCBC sepakat untuk membagikan dividen tunai Rp1,03 triliun atau Rp45 per saham… Read More

2 hours ago

Konflik AS-Iran Tekan Biaya Logistik, ALFI Minta Regulasi KBLI Dievaluasi

Poin Penting ALFI mendesak pemerintah melakukan harmonisasi regulasi KBLI 2025 karena dinilai memicu inefisiensi dan… Read More

3 hours ago

Bos BTN Laporkan Penurunan NPL Konstruksi di Bawah 10 Persen

Poin Penting NPL konstruksi BTN menurun ke bawah 10%, dari sebelumnya sekitar 26%, dengan target… Read More

3 hours ago

IHSG Berbalik Ditutup Menguat 0,39 Persen, Mayoritas Sektor Hijau

Poin Penting IHSG ditutup menguat 0,39% ke level 7.307,58 pada perdagangan 9 April 2026. Mayoritas… Read More

4 hours ago

Purbaya Ungkap Pengadaan Motor Listrik untuk SPPG Sempat Lolos Meski Ditolak

Poin Penting Menkeu Purbaya akui miskomunikasi, sebagian pengadaan motor listrik untuk SPPG ternyata sempat disetujui.… Read More

4 hours ago

Tak Perlu Ribet Tukar Uang, Belanja di Korea Selatan Kini Cukup Scan QR Livin’ by Mandiri

Poin Penting Livin’ by Mandiri hadirkan QR antarnegara di Korea Selatan, memungkinkan transaksi QRIS tanpa… Read More

5 hours ago