Misbakhun juga menyoroti atas pemotongan anggaran dalam lingkungan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) yang dilakukan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani, karena dirinya melihat pemotongan anggarannya merupakan yang terbesar dari lembaga yang lain di lingkungan Kemenkeu.
“Saya minta kepada Bu Menteri agar jangan sampai pemotongan paling besar ini bebannya di DJP. Jangan sampai Penerimaan pajak akhirnya menurun. Karena anggaran dipotong maka yang saya khawatirkan kalau penerimaan menurun adalah akan terjadi pemotongan anggaran lagi. Mudah-mudahan ini tidak terjadi,” tegas Misbakhun.
Baca juga: Oknum Pembuka Data Nasabah Bisa Dihukum Mati
Di kesempatan yang sama Menteri Keuangan Sri Mulyani juga meyakinkan kepada publik khususnya DPR bahwa pihaknya tidak akan mengurangi kinerjanya walau terjadi penghematan anggaran.
“Kami akan memberikan keyakinan pemotongan anggaran di Kemenkeu tidak akan mempengaruhi kinerja. Karena kita melakukan penelitian kemampuan belanja di masing-masing unit di lingkungan kami. Dan ini tidak akan mempengaruhi karena yang kami potong adalah porsi belanja,” ucap Sri Mulyani. (*)
Editor: Paulus Yoga
Page: 1 2
Poin Penting BTN akan mendirikan anak usaha asuransi umum (modal ±Rp250 miliar) dan multifinance (investasi… Read More
Jakarta - Mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanuel Ebenezer Gerungan (Noel), menyatakan siap dihukum mati apabila… Read More
Poin Penting BTN menyiapkan pendirian anak usaha asuransi umum dan multifinance, serta rencana penambahan modal… Read More
Poin Penting Thomas Djiwandono menyatakan telah mundur dari Partai Gerindra sejak 31 Desember 2025, termasuk… Read More
Poin Penting Komisi XI DPR RI menguji Thomas Djiwandono—Wakil Menteri Keuangan dan calon Deputi Gubernur… Read More
Poin Penting Tahun pertama, PT Sinar Mas Asuransi Syariah memprioritaskan penyelesaian proses spin-off dan pengalihan… Read More