Ilustrasi kinerja asuransi. (Foto: istimewa)
Jakarta – PT Astha Aptana Mulia (INASIA) pada hari ini (17/1) telah melakukan perjanjian kerja sama dengan Risk Governance Centre Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Indonesia (FIA UI) dalam rangka pengembangan sumber daya manusia (SDM) di bidang perasuransian.
Perjanjian tersebut bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan jumlah SDM yang diperlukan dalam kegiatan perasuransian dan profesinya yang dapat disejajarkan sebagai tenaga professional yang diakui secara internasional.
“Serta melakukan sinergi antar kedua instansi tersebut sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing yang saling memberikan manfaat lebih untuk kedua instansi dan industri perasuransian di Indonesia secara keseluruhan,” ucap Sekretaris Perusahaan, Michael Sinaga dalam keterangannya, 17 Januari 2023.
Dengan adanya dukungan dari FIA UI tersebut tentunya juga akan memberikan kepercayaan atas kualitas pendidikan yang dilakukan oleh INASIA kepada industri asuransi di Indonesia maupun internasional.
Sehingga, misi utama FIA UI untuk meningkatkan kualitas SDM di industri asuransi akan lebih cepat tercapai dan tepat sasaran, serta menjadikan FIA UI dan INASIA sebagai tolok ukur pendidikan asuransi secara nasional maupun internasional.
Sebagai informasi, INASIA merupakan sebuah lembaga pendidikan non formal khusus di pendidikan asuransi yang selama ini telah bekerja sama dengan pihak lembaga pendidikan international Singapore College of Insurance (SCI) dan Asosiasi Ahli Managemen Asuransi Indonesia (AAMAI).
Ke depannya INASIA juga akan berencana untuk melakukan kerjasama dengan Malaysian Insurance Institute (MII), Chartered Insurance Institute (CII), London UK dan Life Office Management Association (LOMA), serta Atlanta Georgia USA.
Adapun, INASIA akan fokus meningkatkan kualitas SDM di industri asuransi melalui workshop, training, dan pelatihan dengan standar internasional melalui jaringan pendidikan yang dimiliki oleh INASIA dan juga para praktisi di dunia asuransi baik internasional maupun domestik. (*)
Poin Penting KB Bank balik laba Rp66,59 miliar di 2025 dari rugi Rp6,33 triliun pada… Read More
Poin Penting Bank Mandiri terbitkan global bond USD750 juta dengan kupon 5,25% dan tenor 5… Read More
Poin Penting OJK rampungkan empat reformasi pasar modal untuk tingkatkan transparansi. OJK akan temui MSCI… Read More
Poin Penting Kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Jepang dan Korea Selatan menghasilkan komitmen bisnis Rp575… Read More
Poin Penting AAUI menyebut PSAK 117 masih jadi tantangan bagi industri asuransi umum. Kendala utama… Read More
Poin Penting Otoritas Jasa Keuangan menjatuhkan denda Rp96,33 miliar kepada 233 pelaku pasar modal pada… Read More