Keuangan

Dorong Penetrasi Asuransi Syariah, Prudential Luncurkan PRUCerah

Jakarta – PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) meluncurkan produk asuransi jiwa tradisional berbasis syariah yang menawarkan manfaat dana pendidikan bernama PRUCerah. President Director Prudential Indonesia Jens Reisch mengatakan, produk ini betujuan membantu keluarga Indonesia dalam perencanaan finansial, khususnya pendidikan. 

“Inovasi ini juga merupakan wujud keseriusan kami dalam mendukung kemajuan sektor edukasi yang telah menjadi prioritas perusahaan sejak lama, dan bahkan menjadi salah satu pilar utama inisiatif Community Investment Prudential Indonesia,” ujarnya secara daring, Kamis (8/7/2021).

Lahirnya produk ini, lanjut Jens, juga merupakan upaya perseroan dalam meningkatkan penetrasi asuransi syariah di Indonesia. “PRUCerah memperluas portofolio inovasi dan solusi berbasis syariah dari Prudential Indonesia serta memperkuat komitmen Syariah untuk Semua yang diusung perusahaan,” katanya. 

Di kesempatan yang sama, Managing Director for Customer Solution & Delight Prudential Indonesia, Himawan Purnama mengungkapkan, dengan produk ini diharapkan dapat mengantisipasi risiko biaya serta proteksi yang dibutuhkan terkait pendidikan. “Untuk target, pastinya kita mau menjangkau sebanyak-banyaknya masyarakat Indonesia. Karena kita mau masyarakat Indonesia mempersiapkan pendidikannya anak-anaknya dengan baik,” katanya. (*) Bagus Kasanjanu

Paulus Yoga

Recent Posts

Dapat Restu Prabowo, Purbaya Mau Caplok dan Ubah PNM jadi Bank UMKM

Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengusulkan pengambilalihan PNM dari BPI Danantara untuk dijadikan… Read More

1 hour ago

Rawan Kejahatan Siber, CIMB Niaga Perkuat Keamanan OCTO Biz dengan Sistem Berlapis

Poin Penting Keamanan OCTO Biz diperkuat dengan sistem berlapis termasuk enkripsi data, autentikasi pengguna, dan… Read More

2 hours ago

Permudah Akses Investasi, KB Bank Syariah Hadirkan Deposito iB Online

Poin Penting KB Bank Syariah menghadirkan layanan deposito digital melalui aplikasi BISA Mobile untuk memperluas… Read More

2 hours ago

Purbaya Lapor APBN Tekor Rp240,1 Triliun di Kuartal I 2026

Poin Penting Defisit APBN kuartal I 2026 mencapai Rp240,1 triliun (0,93 persen PDB), lebih tinggi… Read More

2 hours ago

Banggar DPR Tolak Pemangkasan Subsidi BBM di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Poin Penting: Ketua Banggar DPR menolak pengurangan subsidi BBM karena dinilai membebani masyarakat kecil. Penyesuaian… Read More

3 hours ago

Pemerintah Batasi Tiket Pesawat Naik 9-13 Persen, Gelontorkan Subsidi Rp2,6 T

Poin Penting Kenaikan tiket pesawat domestik dibatasi 9-13% untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah… Read More

3 hours ago