Penyaluran KUR kepada 30 orang sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan ekonomi bawah. Lima dari penerima KUR tersebut adalah petambak udang yang bermitra dengan CPP, masing-masing menerima KUR sekitar Rp300 juta.
“Pemberian KUR kepada petambak udang, petani tebu, dan peternak sapi ini sesuai dengan program prioritas pemerintah, yaitu fokus kepada pertanian (termasuk peternakan dan perkebunan) serta kelautan dan kemaritiman. Ke depan BNI akan fokus pada program prioritas tersebut termasuk sektor pariwisata dan manufaktur,” ungkap Suprajarto dalam keterangannya.
Hingga 30 September 2016, BNI telah menyalurkan KUR kepada 39.404 debitor dengan maksimal kredit Rp9,58 triliun atau 83,33% dari target yang ditetapkan pemerintah untuk tahun 2016 sebesar Rp11,5 triliun. Sedangkan per posisi 12 Oktober 2016, penyaluran total sebesar Rp9,970 triliun dengan KUR Ritel sebesar Rp9,916 triliun. (Selanjutnya : Ini model kerjasama BNI dan BUMDes…)
Poin Penting Notional value transaksi ICDX mencapai Rp12.477 triliun pada kuartal I 2026, melonjak 96%… Read More
Poin Penting OJK mulai membuka informasi saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi (high shareholding concentration) di… Read More
Poin Penting AAUI menyebut industri kesulitan memenuhi modal minimum tahap I 2026. Minat pemegang saham… Read More
Poin Penting KB Bank balik laba Rp66,59 miliar di 2025 dari rugi Rp6,33 triliun pada… Read More
Poin Penting Bank Mandiri terbitkan global bond USD750 juta dengan kupon 5,25% dan tenor 5… Read More
Poin Penting OJK rampungkan empat reformasi pasar modal untuk tingkatkan transparansi. OJK akan temui MSCI… Read More