Jakarta – Transaksi e-commerce mengalami pertumbuhan yang sangat pesat, terlebih ketika pandemi Covid-19 melanda. Untuk memudahkan transaksi dalam berbelanja online, Bank Rakyat Indonesia (BRI), bekerja sama dengan Tokopedia dan juga Visa meluncurkan Tokopedia Card.
Direktur Konsumer BRI, Handayani mengatakan, setelah sekitar setahun berdiskusi antara BRI dan Tokopedia, akhirnya bisa mewujudkan co-brand card. Kartu ini memiliki banyak benefiit yang bisa dinikmati
“Di co-brand Tokopedia Card ini, maka integrasi antara sistem BRI dan Tokopedia sudah dilakukan dengan sangat baik dan mungkin yang pertama di Indonesia. Kita menjadi yang pertama yang terintegrasi API (application programming interface), sehingga semua user Tokopedia dengan mudah melihat proses pengajuan aplikasinya melalui mobile apps Tokopedia,” ujarnya, saat acara launching Tokopedia Card, Sabtu, 4 Juni 2022.
Tokopedia Card sendiri merupakan kartu kredit terbaru dari BRI yang bekerja sama dengan e-commerce Tokopedia. Handayani menambahkan, dengan hadirnya pilihan pembayaran terbaru ini menjadi user experience baru bagi masyarakat. Di tambah, ada beberapa benefit yang akan didapat jika menggunakan Tokopedia Card, antara lain diskon di sejumlah merchant partner, cashback, bonus poin, dan lainnya.
Di kesempatan yang sama, Co-Founder & Vice Chairman Tokopedia, Leontinus A Edison mengungkapkan, setidaknya ada tiga keunggulan dari Tokopedia Card, yakni proses apply yang sangat mudah terjangkau, dan juga banyak benefit yang akan didapatkan oleh user atau pengguna.
“Pemerintah terus mendorong inklusi keuangan. Ini juga merupakan bagian dari komitmen kita (Tokopedia), BRI dan Visa untuk ke arah sana,” kata Leontinus. (*) Bagus Kasanjanu
Poin Penting Aset kelolaan DPLK Avrist tumbuh 9,24% menjadi Rp1,32 triliun hingga Desember 2025, dengan… Read More
Poin Penting Prabowo dinilai realistis menyikapi keikutsertaan Indonesia di Board of Peace, yang saat ini… Read More
Poin Penting Debt collector berperan vital menjaga stabilitas pembiayaan dengan mencegah kredit macet, menjaga nilai… Read More
Poin Penting IHSG sesi I melemah tipis 0,06% dan ditutup di level 8.141,84 setelah sempat… Read More
Poin Penting Bank KBMI 3 berada di tengah tekanan bank raksasa KBMI 4 dan bank… Read More
Poin Penting Porsi saham free float Permata Bank sekitar 10 persen, telah melampaui ketentuan minimum… Read More