Jakarta–PT Bank DBS Indonesia (DBS Indonesia) pada hari ini resmi meluncurkan digibank by DBS (digibank), yaitu layanan bank berbasis mobile di Indonesia.
Paulus Sutisna selaku Presiden Direktur Bank DBS Indonesia mengungkapkan, peluncuran ini ialah sebuah langkah revolusioner di mana digibank mengemas seluruh rangkaian teknologi inovatif mulai dari biometrik hingga kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/Al) agar nasabah dapat menikmati cara baru dalam beraktivitas perbankan.
“Sebagai bank yang berkomitmen untuk membentuk masa depan perbankan. kami berbahagia memperkenalkan digibank ke lndonesia agar nasabah dapat melakukan kegiatan perbankan kapan saja, dan dari mana saja,” ungkap Paulus di Jakarta, Selasa, 29 Agustus 2017.
Ia menambahkan, peluncuran di Indonesia kali ini menyusul keberhasilan sebelumnya ketika diluncurkannya digibank di India pada bulan April tahun lalu, di mana DBS mampu menembus pasar perbankan ritel India dengan memperoleh sekitar 1,5 juta nasabah baru yang berhasil diakuisisi hingga saat ini. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Menteri Komunikasi dan lnformasi Republik Indonesia mengungkapkan, inovasinya peluncuran digibank di Indonesia ini dapat mendukung perekonomian digital di Indonesia.
“Pemerintah memproyeksikan ekonomi digital Indonesia di tahun 2020 akan mencapai USD 130 miliar. Dengan bergesernya perekonomian Indonesia yang berbasis digital, Digi bank ini tentu akan mendorong tumbuhnya ekonomi digital di negeri ini.” Ungkap Rudiantara.
Selain itu, menurut data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sendiri, aktivitas e-banking di Indonesia mencapi menjadi 54 juta nasabah di tahun 2016. Selain itu untuk Frekuensi internet banking juga mencapai 150,8 juta transaksi di tahun 2012 menjadi 406,6 juta transaksi di tahun 2016. (*)
Editor: Paulus Yoga




