Keberadaan modal ventura sendiri, lanjutnya, sejalan dengan rencana perseroan untuk meningkatkan peran digital banking lebih cepat lagi. Untuk itu, katanya, BNI bakal bersedia untuk melakukan sinergi dengan perusahaan teknologi fintech atau startup.
(Baca juga: OJK Dorong Perbankan Bentuk Digital Branch)
Terkait dengan proyek-proyek infrastruktur, BNI akan mendorong peran serta anak usaha yang bergerak di bidang perasuransian dan sekuritas. “Untuk penjaminan surat utang dalam rangka pembangunan infrastruktur yang sedang marak dilakukan,” tukas Rico.
Sepanjang 2016, bank dengan logo 46 ini membukukan laba bersih sebesar Rp11,34 triliun, tumbuh 25,1 persen secara setahunan dibanding Rp9,07 triliun pada 2015. (*)
Page: 1 2
Poin Penting ALVAboard dan Rekosistem bekerja sama membangun sistem pengelolaan sampah kemasan terintegrasi untuk mendukung… Read More
Poin Penting Bank BJB menerbitkan Obligasi Keberlanjutan Tahap II 2026 dengan kupon hingga 6,30% dan… Read More
Poin Penting Transaksi QRIS tumbuh 131,47% YoY per Januari 2026, didorong peningkatan pengguna dan merchant.… Read More
Poin Penting Program mudik gratis Jakarta 2026 terbuka bagi warga luar DKI, meski KTP DKI… Read More
Poin Penting Menurut Direktur Utama BRI Hery Gunardi, likuiditas dan modal kuat perbankan kuat, dengan… Read More
Poin Penting Bank Mandiri mencatat kredit tumbuh 15,62% YoY menjadi Rp1.511,4 triliun dan laba bersih… Read More