Dolar AS Perkasa, Rupiah Diprediksi Lanjutkan Pelemahan

Dolar AS Perkasa, Rupiah Diprediksi Lanjutkan Pelemahan

Neraca Dagang RI Surplus, Rupiah Malah Ditutup Melemah Rp14.587/US$
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on email
Share on linkedin

Jakarta – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan hari ini diperkirakan masih akan melanjutkan pelemahan. Pergerakan dolar AS yang masih bertahan di zona hijaunya itu sejalan dengan adanya beberapa sentimen yang mendorong penguatan dolar.

Analis PT Samuel Sekuritas Indonesia, Ahmad Mikail dalam risetnya di Jakarta, Selasa, 19 Desember 2017 mengatakan, penguatan dolar index terjadi setelah Bank Sentral Eropa (ECB) yang tidak merubah stance kebijakan moneternya serta mempertahankan program quantitative easing.

“Penguatan dolar Index juga dibantu dengan berlanjutnya stimulus moneter oleh Bank of Japan (BOJ),” ujarnya.

Dari faktor dalam negeri, lanjut dia, surplus neraca perdagangan yang mengalami penurunan serta kenaikan tingkat suku bunga Fed Fund rate diperkirakan masih akan menekan rupiah. Minimnya sentimen positif dari dalam negeri kemungkinan juga masih jadi faktor pendorong pelemahan rupiah.

“Kemungkinan rupiah diperdagangkan di rentang Rp13,575 per US$ – Rp13,600 per US$,” ucapnya. (*)

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Berita Pilihan

Segera Daftarkan Diri Anda Menjadi Kontributor di

Silahkan isi Form di bawah ini

[ultimatemember form_id=”1287″]