Moneter dan Fiskal

Dody Budi Waluyo: Pengaturan Lalu Lintas Devisa Bisa Diterapkan

Jakarta – Calon Deputi Gubernur BI Dody Budi Waluyo menilai, Indonesia dianggap masih membutuhkan pengaturan lalu lintas devisa bebas. Namun, jika timbul potensi krisis, BI bisa menerapkan kebijakan pengaturan devisa guna membendung aliran dana keluar.

“Kita berharap tidak ada kondisi ekstrem, tapi kondisi pengaturan devisa memungkinkan. Hanya untuk pengaturan bukan konversi atau surrender,” ujar Dody saat fit and proper test di Komisi XI DPR, Jakarta, Selasa, 27 Maret 2018

Menurutnya, BI bisa menerapkan pengaturan lalu lintas devisa itu seperti yang terjadi di awal dekade 2000 silam, sebagai kebijakan pengelolaan aliran modal. Saat itu, BI meminta investor asing yang membeli Sertifikat BI untuk tidak menjual atau mencairkan dananya agar suplai valas di pasar domestik masih memadai.

“Itu semua sudah termasuk diatur devisa mereka, karena seharusnya bebas,” ucap Dody.

Selain memungkinan pengaturan devisa bebas, saat ini, kata dia, yang diperlukan adalah memperbanyak instrumen valas agar eksportir menaruh valasnya di pasar keuangan domestik. “Dari 90 persen ekspor itu devisanya dilaporkan ke perbankan domestik, yang tersisa itu hanya 13 persennya disimpan di perbankan dalam negeri,” tambahnya.

Sejumlah anggota Komisi XI DPR dalam uji kelayakan dan kepatutan yang dilaksanakan hari ini (27/3), melontarkan kekhawatirannya terhadap sistem devisa bebas yang dianut Indonesia selama ini karena mengakibatkan tidak memadainya Devisa Hasil Ekspor guna memenuhi permintaan valuta asing (valas).

Pasalnya, hal tersebut juga yang membuat nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) sering bergejolak hingga ke level Rp13.700 per dolar AS karena dana valas kerap kembali ke negara lain ketika timbul sentimen ekonomi eksternal. (*)

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Aliran Modal Asing Masuk RI Rp1,44 Triliun pada Awal 2026

Poin Penting Aliran modal asing masuk Rp1,44 triliun di awal Januari 2026, mayoritas mengalir ke… Read More

3 hours ago

KPK Tetapkan 5 Tersangka Terkait OTT Dugaan Suap Pajak di KPP Madya Jakut

Poin Penting KPK tetapkan 5 tersangka OTT dugaan suap pajak KPP Madya Jakarta Utara. 3… Read More

4 hours ago

Begini Gerak Saham Indeks INFOBANK15 di Tengah Penguatan IHSG

Poin Penting IHSG ditutup menguat 0,13 persen pada perdagangan Jumat (9/1/2026), meski mayoritas indeks domestik… Read More

4 hours ago

Sempat Sentuh Level 9.000, IHSG Sepekan Menguat 2,16 Persen

Poin Penting IHSG menguat 2,16 persen sepanjang pekan 5-9 Januari 2026 dan sempat menembus level… Read More

6 hours ago

KPK OTT Pegawai DJP di Jakarta Utara soal Pajak Sektor Tambang

Poin Penting KPK gelar OTT pegawai DJP Jakarta Utara terkait dugaan pengaturan pajak di sektor… Read More

17 hours ago

Tingkatkan Kinerja Keuangan, Pollux Hotels Group Terbitkan Obligasi Berkelanjutan

Poin Penting Pollux Hotels Group menerbitkan obligasi berkelanjutan berperingkat AAA, dengan dukungan penuh CGIF yang… Read More

18 hours ago