Jakarta – Pandemi covid-19 menuntut perbankan untuk terus mengembangkan layanan digital miliknya guna melayani nasabah. Hal itulah yang dilakukan oleh Commonwealth Bank Indonesia ditengah pandemi covid-19.
Hal tersebut disampaikan oleh Presiden Direktur Commonwealth Bank, Lauren Sulistiawati pada webinar Infobank dengan tema “Banking Challenging The Effectiveness of Crisis Response and Digitalization”. Dirinya mengungkapkan, digitalisasi juga tak bisa dipisahkan dengan kemanan nasabah ditengah cyber crime.
“Mobile banking akan menjadi utama dengan adanya pandemi. Dengan begitu kita harus akan lebih cepat. Sedangkan dari segi operasional risk kita harus punya security harus sesuai,” kata Lauren di Jakarta, Kamis 23 Juli 2020.
Tak hanya itu, menurutnya layanan secara langsung dari kantor cabang juga masih ditekankan olehnya dengan menjaga kesehatan yang prima dari setiap karyawan Commonwealth bank.
Lauren mengaku bahwa pihaknya melakukan transformasi yang cukup besar dengan adanya pandemi salahsatunya menerapkan sistem work from home bagi karyawan yang tak berinteraksi secara langsung dengan nasabah. (*)
Editor: Rezkiana Np
Poin Penting 15,2 juta NIB diterbitkan, 14,9 juta untuk usaha mikro; masih ada 40 juta… Read More
Poin Penting Pemerintah memperpanjang penempatan Rp200 triliun di bank-bank milik negara hingga September 2026 untuk… Read More
Poin Penting Studi CELIOS menunjukkan Program MBG bisa membuang 62–125 juta porsi/minggu, merugikan negara Rp622… Read More
Poin Penting OJK menegaskan tidak ada perpanjangan waktu, semua UUS asuransi wajib spin off paling… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa ungkap sudah ada sejumlah pendaftar calon ADK OJK, terutama… Read More
Poin Penting Pemerintah memastikan dana THR 2026 sebesar Rp55 triliun telah siap dan tinggal menunggu… Read More