Headline

Ditanyai Kasus AJB Bumipuetra, Edy Bantah Pihaknya Terlibat

Jakarta – Dalam fit and proper test pada hari ini, calon Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan Non Bank (IKNB), Edy Setiadi menjawab pertanyaan Komisi XI DPR mengenai kasus Asuransi Jiwa Bersama Bumiputera (AJB Bumipuetra) yang beberapa waktu laku sempat ramai. Mengingat, Edy adalah petahana yang menduduki jabatan Deputi Komisioner Pengawas Industri Keuangan Nonbank (IKNB) I OJK.

“Pengelola statuter OJK mekanismenya ada pengawas, kami tidak dilibatkan. Saya melihat di kasus ini yang dilakukan adalah sudah melaksanakan konsultasi, saya bukan excuse, kami ada yang sisi pengawasan dan regulasi,” ungkap Edy di Kompleks DPR/MPR RI, Jakarta, Selasa (6/6/2017).

Ia mengungkapkan, pihaknya dalam kasus tersebut tidak dilibatkan. OJK sendiri terbagi dalam dua sisi, yakni pengawasan dan regulasi. Ketika penunjukkan pengelola statuter tersebut, lanjutnya,mekanisme dilakukan oleh tim pengawasan.

“Pada saat itu kalau OJK tak membentuk pengelola statuter, maka harus melikuidasi AJBB, maka waktu itu penunjukkan statuter. Kalau di perbankan jelas aturannya, ada langkah-langkahnya. Kalau OJK ini belum ada, maka pengelola statuter dipilih,” tambahnya.

Dia juga menambahkan bila OJK waktu itu tidak melakukan penunjukan pengelola statuter AJBB, maka dapat mengancam 6,5 juta pemegang polis tersebut.

Dalam visinya kedepan, pihaknya terus mengupayakan untuk mendeteksi lebih awal kejadian seperti kasus tersebut dengan mengawasi lebih intensif sisi permodalan setiap industri.(*)

Suheriadi

Recent Posts

Prospek Saham 2026 Positif, Mirae Asset Proyeksikan IHSG 10.500

Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More

2 hours ago

Pembiayaan Emas Bank Muamalat melonjak 33 kali lipat

PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More

3 hours ago

Rosan Mau Geber Hilirisasi Kelapa Sawit dan Bauksit di 2026

Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More

4 hours ago

Avrist General Insurance Resmikan Kantor Baru, Bidik Pertumbuhan Dua Digit 2026

Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More

4 hours ago

Dana Pemerintah di Himbara Minim Dampak, Ekonom Beberkan Penyebabnya

Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More

5 hours ago

Gita Wirjawan: Danantara Bakal Jadi Magnet WEF 2026

Poin Penting Gita Wirjawan menilai kehadiran BPI Danantara di WEF 2026 berpotensi menjadi magnet utama… Read More

6 hours ago