Dirut BRI Life Iwan Pasila Raih Penghargaan Top 100 CEO dari Infobank

Dirut BRI Life Iwan Pasila Raih Penghargaan Top 100 CEO dari Infobank

Dirut BRI Life Iwan Pasila Raih Penghargaan Top 100 CEO dari Infobank
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on email
Share on linkedin

Jakarta — Di tengah perlambatan kondisi pasar asuransi jiwa, BRI Life terus mebukukan pertumbuhan positif dari berbagai aspek keuangan.

Hal ini tidak lain karena keandalan dari Iwan Pasila selaku Direktur Utama BRI Life dalam menyusun strategi bisnis dna mengelola perusahaan. Berkat keberhasilannya itu, Majalah Infobank menyematkan penghargaan kepada Iwan sebagai Top 100 CEO 2022 yang dilangsungkan di Pullman Hotel, Jakarta pada Rabu (23/11).

Dinobatkannya Iwan sebagai salah satu Top 100 CEO 2022 tidak terlepas dari sepak terjangnya saat mengarungi industri asuransi. Alumnus Institut Teknologi Bandung (ITB) dan City University London ini pernah menjadi Kepala Seksi Analis dan Operasional di Direktorat Asuransi. Kariernya di industri asuransi berkembang setelah bergabung dengan AIG Life, AXA Mandiri, Sun Life, dan Mandiri Inhealth.

Di bawah tampuk kepemimpinan Iwan, BRI Life bertumbuh dari berbagai aspek. Pada 2021, BRI Life mencatatkan kenaikan total aset sebesar 39,9% atau Rp18,26 triliun, dibandingkan 2020 senilai Rp13,04 triliun.

Adapun total aset BRI Life per September 2022 sudah melonjak hingga Rp21 triliun, meningkat lebih dari 20% year on year (yoy). Per September 2022. Posisi kesehatan keuangan masih bisa dijaga dengan tingkat solvabilitas (risk based capital/RBC) di level 505%. Besaran ini jauh di atas persyaratan minimum yang ditetapkan oleh OJK sebesar 120%.

Keberhasilan Iwan dalam menahkodai perusahaan tergambar dari meningkatnya pendapatan perusahaan pada 2021 sebesar 13,87% senilai Rp7,26 triliun, atau naik dari yang sebelumnya senilai Rp6,37 triliun pada 2020.

Capaian itu sejalan dengan peningkatan jumlah premi yang dibukukan perusahaan. Diketahui, sepanjang tahun lalu BRI Life berhasil mengumpulkan premi neto senilai Rp6,35 triliun atau meningkat sebesar 11,82% dibandingkan 2020 yang mencapai Rp5,67 triliun.

Pertumbuhan ini ditopang oleh ketersediaan pasar yang sangat luas di holding perusahaan, yakni Bank BRI dan target operating model yang disesuaikan dengan perkembangan usaha.

Ditambah adanya dukung oleh expertise di bidang asuransi jiwa dan IT dari FWD.
Masuknya FWD dalam ekosistem BRI Life membantu perusahaan ketika menjalankan bisnis asuransi. Di sisi lain, BRI sebagai pemegang saham terbesar memberikan pangsa pasarnya.

Sebagaimana diketahui, FWD memiliki teknologi yang mumpuni di bidang perasuransian. Dengan hadirnya FWD, perusahaan berupaya memperbaiki layanan agar penggunaan teknologi tidak hanya digunakan sebatas mempercepat pembayaran premi, tapi proses klaim yang juga cepat cair. (*) Ranu Arasyki

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Berita Pilihan

Segera Daftarkan Diri Anda Menjadi Kontributor di

Silahkan isi Form di bawah ini

[ultimatemember form_id=”1287″]