Jakarta — Direktur Utama PT Bank Syariah Mandiri (Mandiri Syariah), Toni Eko Boy Subari resmi terpilih menjadi Ketua Umum Perkumpulan Bank Syariah Indonesia atau yang dikenal sebagai Asosiasi Bank Syariah Indonesia (Asbisindo).
Penetapan Toni Eko Boy Subari sebagai Ketua Umum periode 2018-2021 dilakukan secara mufakat oleh pengurus wilayah yg memiliki hak suara dalam Musyawarah Nasional (Munas) Asbisindo ke-7 di Jakarta. Munas pun sekaligus menetapkan Komisaris Utama Mandiri Syariah, Mulya E Siregar sebagai Ketua Badan Pengawas Asbisindo.
Ketua Umum Asbisindo periode 2018-2021 sekaligus Direktur Utama Bank Syariah Mandiri, Toni Eko Boy Subari, mengatakan, dibawah kepengurusannya, Asbisindo akan lebih fokus untuk kepentingan eksternal yakni otoritas dan non otoritas serta kepentingan internal yaitu perbaikan internal, mengadakan kegiatan sosial dan keagamaan.
“Kalau setuju semua, di raker nanti bicara yang lebih bisa menberi manfaat di perbankan syariah. Kepengurusan kami akan menajamkan kira-kira regulasi apa yang mau dibicarakan dengan regulator untuk meningkatkan kinerja (perbankan syariah),” kata Toni, Kamis (06/09)
Asal tahu saja, Asbisindo adalah wadah perkumpulan bank syariah se-Indonesia termasuk Bank Perkreditan Rakyat yang beranggotakan 13 bank umum syariah (BUS), 22 unit usaha syariah (UUS) dan 167 bank perkreditan rakyat syariah (BPRS). Melalui organisasi ini para bankir bersinergi dan berdiskusi untuk mencari solusi atas masalah yang dihadapi bank syariah.
Berikut ini adalah susunan kepengurusan Asbisindo periode 2018-2021 :
Badan Penasehat : KH. Ma’ruf Amin
Badan Pengawas
Ketua : Mulya E. Siregar
Anggota : Hermanto Siregar, Saifudin Hasan
Badan Pengurus
Ketua Umum : Toni Eko Boy Subari
Sekretaris Jenderal : Achmad K. Permana
Bendahara Umum : Koko T. Rachmadi
Ketua 1 – Hubungan External : Abdullah Firman Wibowo
Ketua 2 – Hubungan Internal : Moch. Hadi Santoso
Ketua 3 – Kompartemen BPRS : Cahyo Kartiko (Ayu Utami S)
Pada ajang tersebut, CIMB Niaga meraih tiga penghargaan, masing-masing pada kategori Produk Wealth Management untuk… Read More
Poin Penting Tugu Insurance mencatat laba Rp711,06 miliar di 2025, meningkat dari Rp401,57 miliar (restated).… Read More
Poin Penting Notional value transaksi ICDX mencapai Rp12.477 triliun pada kuartal I 2026, melonjak 96%… Read More
Poin Penting OJK mulai membuka informasi saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi (high shareholding concentration) di… Read More
Poin Penting AAUI menyebut industri kesulitan memenuhi modal minimum tahap I 2026. Minat pemegang saham… Read More
Poin Penting KB Bank balik laba Rp66,59 miliar di 2025 dari rugi Rp6,33 triliun pada… Read More