Perbankan

Dikabarkan Mau Diakuisisi Abu Dhabi Islamic Bank, Harga Saham BSI Melejit Hampir 5 Persen

Jakarta – Harga saham PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) pada penutupan perdagangan hari ini (18/4) mengalami peningkatan sebanyak 4,84 persen menjadi Rp2.600 per saham.

Berdasarkan statistik RTI Business, harga saham BRIS dibuka pada level Rp2.510 dan bergerak hingga posisi Rp2.620 sebagai level tertingginya. Adapun pada penutupan sebelumnya, harga tersebut tercatat pada Rp2.480.

Lalu, sebanyak 60,71 juta saham diperdagangkan hari ini, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 15 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp156,62 miliar.

Baca juga: Abu Dhabi Islamic Bank Dikabarkan Bakal Beli Saham BSI, Segini Nilainya

Peningkatan harga saham BRIS tersebut terjadi di tengah kabar masuknya investor dari Abu Dhabi Islamic Bank. Dilansir dari Reuters, bank terbesar di Abu Dhabi tersebut dikabarkan bakal mengakuisisi sebanyak 15 persen saham Bank BSI atau senilai USD1,1 miliar .

Dari sumber yang enggan disebutkan namanya itu, menjelaskan bahwa pembicaraan dan pertimbangan mengenai akuisisi masih dalam tahap awal dan tidak ada jaminan bahwa kesepakatan akan diselesaikan.

Baca juga: IHSG Ditutup di Zona Hijau, Nilai Transaksi Sentuh Rp13,79 Triliun

Meski begitu, Abu Dhabi Islamic Bank membantah adanya negosiasi terkait akuisisi saham BRIS. Sedangkan, Bank BSI menyerahkan sepenuhnya kepada para pemegang saham.

Sebagai informasi, Bank BSI sebelumnya telah memperluas kehadirannya di Timur Tengah, setelah membuka kantor perwakilan di Dubai International Financial Center pada awal Januari 2022 dan memperoleh persetujuan pada Agustus 2023 untuk menjadi cabang penuh. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Ketidakpastian Hukum di Sektor Keuangan: Ketika Risiko Dikriminalisasi dan Harga Dianggap Kartel

Oleh Anto Prabowo, Dosen FEB UNS Solo DI tengah dinamika kebijakan ekonomi nasional, munculnya dua… Read More

9 hours ago

Cetak SDM Unggul, BSN Gandeng Universitas Terbuka

Dalam program tersebut, BSN memberikan dukungan pembiayaan pendidikan bagi pegawai aktif yang memenuhi kriteria, baik… Read More

9 hours ago

CIMB Niaga Raih Penghargaan Most Trusted Financial Brand Awards 2026

Pada ajang tersebut, CIMB Niaga meraih tiga penghargaan, masing-masing pada kategori Produk Wealth Management untuk… Read More

12 hours ago

Konsistensi Fundamental, Tugu Insurance Catat Laba Rp711 Miliar di 2025

Poin Penting Tugu Insurance mencatat laba Rp711,06 miliar di 2025, meningkat dari Rp401,57 miliar (restated).… Read More

15 hours ago

ICEx Resmi Meluncur, Bangun Infrastruktur Bursa Kripto RI Berstandar Global

Poin Penting ICEx resmi diluncurkan sebagai platform infrastruktur aset kripto berstandar institusional, didukung modal USD70… Read More

20 hours ago

Melonjak 96 Persen, Transaksi di ICDX Tembus Rp12.477 T pada Kuartal I 2026

Poin Penting Notional value transaksi ICDX mencapai Rp12.477 triliun pada kuartal I 2026, melonjak 96%… Read More

21 hours ago