Jakarta – Deputy Chairman for Industry and Investment Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Fadjar Hutomo mengungkapkan peran penting digitalisasi bagi sektor UMKM dalam rangka mewujudkan kredibilitas data para UMKM.
“Onboarding digital UMKM harus terus didorong, karena semakin mereka digital, semakin buku rapornya itu kelihatan. Dan meskipun tidak onboarding, at least dia pakai QRIS, karena akan tercatat,” ucapnya kepada Infobanknews, Senin, 17 Januari 2022.
Ia menjelaskan, bahwa data yang kredibel dan reliable nantinya akan menguntungkan pelaku UMKM sendiri dalam mengajukan permintaan pembiayaan terhadap lembaga pembiayaan fintech hingga perbankan. Di samping itu, data yang kredibel dan transparan akan membantu mewujudkan kepastian hukum pada sektor UMKM.
“Kepastian hukum ini nanti ada hubungannya dengan transparansi data. Di dalam data itu ada aset, kredibilitas saya, bagaimana cara saya membayar pajak, bagaimana saya belanjakan modal, bagaimana saya menarik revenue streamnya. Semakin reliable itu data, semakin percaya itu lembaga bank untuk menyalurkan kredit. Maka dari itulah kita lihat kenapa sekarang lembaga perbankan pakai jasa fintech dalam penyaluran kredit,” tambahnya.
Seperti efek domino, data yang kredibel dan reliable tersebut akan menguntungkan lembaga perbankan pada akhirnya, karena bank tidak perlu lagi mengirimkan stafnya ke lapangan untuk mengkoleksi data UMKM. Penghematan waktu dan biaya operasional perbankan pun dapat lebih terwujud.
“Jadi saya dulu pernah kerja di bank. Ketika ada platform digital saya tidak perlu lagi nogkrong di samping pelaku UMKM, investigasi lapangan. Jadi tinggal tongkrongin aja itu data dari Gojek terkait UMKM kita, sudah selesai itu semua,” imbuhnya. (*) Steven Widjaja.
Poin Penting PT Bank Tabungan Negara (BTN) Tbk tengah mengakselerasi transformasi besar-besaran di lini operasionalnya… Read More
Poin Penting PT Bank Aladin Syariah Tbk bekerja sama dengan financial planner Ayu Sara Herlia… Read More
Poin Penting Industri asuransi jiwa telah menyalurkan klaim sekitar Rp2,6 miliar kepada korban bencana di… Read More
Poin Penting AAJI mencatat industri asuransi jiwa mencatat total investasi Rp590,54 triliun pada 2025, naik… Read More
Poin Penting Presiden Prabowo Subianto menekankan ekonomi syariah harus dirasakan manfaatnya langsung oleh masyarakat. Rosan… Read More
Poin Penting Klaim asuransi kesehatan naik 9,1 persen pada 2025, mencapai Rp26,74 triliun, mencerminkan meningkatnya… Read More