BCA Selenggarakan Kuliah Umum Perkembangan Teknologi Era Digital
Jakarta – Persaingan bisnis digital banking kian hari semakin ketat. Setiap bank berlomba-lomba meningkatkan pelayanan digitalnya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan transaksi digital, terlebih saat masa pandemi corona virus disease 2019 (COVID-19) seperti sekarang ini.
Dalam survei “Bank Service Excellence Monitor (BSEM) 2020 yang dilakukan Infobank dan Marketing Research Indonesia (MRI), Bank Central Asia (BCA) menjadi bank terbaik dalam pelayanan digital banking-nya.
Eksistensi BCA dalam pelayanan digitalnya terus ditunjukkan, meski di tengah tantangan pandemi. Bahkan, Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja menyatakan, selama masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB), perseroan mencatatkan peningkatan yang cukup signifikan pada transaksi digitalnya.
“Digital payment juga melesat luar biasa. Sebelumnya hanya naik 2-3% per bulan, saat ini (pandemi) peningkatannya bisa sampai 20-30 persen secara kumulatif, dan jumlah yang menggunakan jauh lebih tinggi dibanding ATM (anjungan tunai mandiri),” ujarnya.
Bank dengan pelayanan digital terbaik selanjutnya adalah Permata Bank yang dipimpin Ridha D.M, dan Bank Danamon yang dipimpin Yasushi Itagaki. (*) Bagus Kasanjanu
Sumber: MRI, diolah kembali oleh Biro Riset Infobank (birI).
*Laporan selengkapnya mengenai “Bank Service Excellence Monitor (BSEM) 2020” bisa didapatkan di Majalah Infobank No.507, edisi Juli 2020
Poin Penting PINTAR BI periode kedua untuk wilayah Jawa dibuka 24 Februari 2026 pukul 08.00… Read More
Poin Penting BI mengimbau penurunan suku bunga kredit, direspons PT Bank Central Asia Tbk (BCA)… Read More
Poin Penting Penundaan 105.000 mobil dinilai melindungi industri otomotif nasional dari dampak negatif impor CBU.… Read More
Poin Penting Dugaan serangan siber Bank Jambi dinilai berisiko memicu krisis kepercayaan terhadap perbankan daerah.… Read More
Poin Penting Agrinas menyatakan siap menunda rencana impor 105 ribu kendaraan dari India mengikuti arahan… Read More
Poin Penting Saksi menyatakan tidak ada pembayaran Rp809,59 miliar kepada Nadiem Makarim dalam catatan transaksi… Read More