News Update

Dicegah KPK ke Luar Negeri, Eks Menag Yaqut Cholil Punya Harta Segini

Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencegah mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, bepergian ke luar negeri selama enam bulan. Pencegahan ini dilakukan dalam rangka penyidikan kasus dugaan korupsi penentuan kuota dan penyelenggaraan ibadah haji di Kementerian Agama tahun 2023–2024.

“Pada tanggal 11 Agustus 2025, KPK telah mengeluarkan Surat Keputusan tentang Larangan Bepergian Ke Luar Negeri terhadap tiga orang, yaitu YCQ, IAA, dan FHM terkait dengan perkara tersebut,” ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di Jakarta, Selasa, 12 Agustus 2025.

Berdasarkan data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) di situs web KPK, eks Menag yang akrab disapa Gus Yaqut terakhir melaporkan kekayaannya untuk periode 2024.

Baca juga: Eks Menag Yaqut Cholil Dicegah ke Luar Negeri, Ini Penjelasan KPK

Dalam laporan tersebut, total kekayaan Yaqut Cholil tercatat sebesar Rp13,7 miliar, didonominasi kepemilikan tanah dan bangunan senilai Rp9,5 miliar.

Ketua Umum Gerakan Pemuda Ansor ini memiliki 6 aset tanah dan bangunan, 5 di antaranya berada di Rembang, Jawa Timur, dan 1 di Jakarta Timur. Aset dengan nilai tertinggi berada di Jakarta Timur dengan estimasi Rp4,5 miliar.

Selain itu, adik kandung Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf ini, juga memiliki dua mobil, yaitu Mazda CX-5 senilai Rp260 juta dan Toyota Alphard senilai Rp1,9 miliar.

Tidak hanya itu, pria berusia 50 tahun ini juga memiliki karta bergerak lainnya senilai Rp220,7 juta, serta kas dan setara kas sebanyak Rp2,5 miliar.

Baca juga: Mengintip Penurunan Harta Nadiem Makarim usai Tak Lagi Jadi Menteri Jokowi

Sementara itu, kader PKB itu juga memiliki utang sebesar Rp800 juta. Dengan demikian, total kekayaan bersihnya mencapai Rp13,7 miliar.

Pada 2023 saat mash menjabat Menteri Agama, kekayaan Yaqut tercatat sebesar Rp12,7 miliar. (*)

Yulian Saputra

Recent Posts

AAUI Ungkap Penyebab Premi Asuransi Umum Hanya Tumbuh 4,8 Persen di 2025

Poin Penting Asosiasi Asuransi Umum Indonesia mencatat premi asuransi umum 2025 hanya naik 4,8% menjadi… Read More

1 hour ago

Total Klaim Asuransi Umum Naik 4,1 Persen Jadi Rp48,96 Miliar di 2025

Poin Penting Klaim dibayar asuransi umum 2025 naik 4,1 persen menjadi Rp48,96 miliar; lonjakan tertinggi… Read More

2 hours ago

Indonesia Diminta jadi Wakil Komandan Misi Gaza, Ini Pernyataan Prabowo

Poin Penting Presiden Prabowo Subianto menegaskan dukungan Indonesia terhadap perdamaian berkelanjutan di Palestina dengan solusi… Read More

4 hours ago

IHSG Ditutup di Zona Merah, Top Losers: Saham DGWG, SGRO, dan HMSP

Poin Penting IHSG ditutup turun 0,03 persen ke 8.271,76. Sebanyak 381 saham terkoreksi, 267 menguat,… Read More

5 hours ago

Pendapatan Premi Asuransi Umum Tumbuh 4,8 Persen Jadi Rp112,81 Miliar pada 2025

Poin Penting Pendapatan premi asuransi umum sepanjang 2025 naik 4,8% menjadi Rp112,81 miliar. Lini dengan… Read More

5 hours ago

Ekonom Permata Bank Proyeksi Kredit Perbankan Tumbuh 10 Persen di 2026

Poin Penting Permata Institute for Economic Research (PIER) memproyeksikan kredit perbankan tumbuh sekitar 10 persen… Read More

5 hours ago