Jakarta–Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka naik tipis 4,01 poin atau 0,07 persen ke level 5.805,59 pada perdagangan Selasa, 25 Juli 2017. Hal serupa juga dialami Indeks LQ45 yang naik tipis 1,01 poin atau 0,10 persen ke level 973,51.
Belum maraknya sentimen positif pada pagi tadi membuat posisi indeks bergerak sedikit tertekan. Buktinya hingga pukul 10:29, posisi indeks berada di zona merah dengan penurunan sebesar 8,44 poin atau ke level 5.793,13.
Mengutip riset Samuel Sekuritas Indonesia, Bursa AS sendiri semalam ditutup mixed, menjelang rilisnya keputusan kebijakan The Fed pada Rabu pekan ini.
Sementara itu, pergolakan politik di Washington menjadi fokus pasar setelah penasihat senior Presiden Donald Trump, Jared Kushner, mengkonfirmasikan adanya komunikasi dengan Rusia selama Trump menjalani kampanye kepresidenan dan masa transisi.
Untuk Bursa Eropa melambatnya laju pertumbuhan ekonomi di Eropa menimbulkan keraguan di market. Harga minyak mentah ditutup menguat setelah produsen utama OPEC, Arab Saudi, berjanji mengurangi ekspor di bulan Agustus.
Dari sisi domestik laporan kinerja emiten kuartal kedua akan mewarnai laju IHSG. Sementara itu, menjelang FOMC meeting kewaspadaan akan tercermin dari pergerakan aset di pasar negara berkembang dan menjadi fokus market. (*)
Editor: Paulus Yoga
Poin Penting IHSG dibuka menguat 0,46 persen ke level 9.074,10 pada perdagangan 15 Januari 2026,… Read More
Poin Penting Harga emas UBS menembus level tertinggi Rp2.752.000 per gram, disusul Galeri24 Rp2.692.000 dan… Read More
Poin Penting IHSG cetak rekor baru dengan menembus level 9.000 dan ditutup di 9.032,58, mencerminkan… Read More
Poin Penting Rupiah dibuka di level Rp16.855 per dolar AS, menguat tipis 0,06 persen dibanding… Read More
Poin Penting MNC Sekuritas memproyeksikan IHSG masih berpotensi naik untuk menguji level 9.077–9.100, seiring posisi… Read More
Oleh Paul Sutaryono PEMERINTAH meluncurkan aturan baru tentang devisa hasil ekspor (DHE) valas dari sumber… Read More