News Update

Desember, BSM Akan Terbitkan Sukuk Rp1 Triliun

Jakarta–PT Bank Syariah Mandiri (BSM) berencana akan menerbitkan Sukuk (obligasi syariah) pada akhir tahun ini. Dari penerbitan Sukuk ini, BSM membidik dana hingga Rp1 triliun untuk kebutuhan ekspansi bisnis di tahun depan.

“Sukuk baru Desember nanti, Minggu ketiga Desember akan diterbitkan Rp1 triliun,” ujar Direktur Utama BSM Agus Sudiarto, di Plaza Mandiri, Jakarta, Rabu, 23 November 2016.

Saat ini, kata dia, pihaknya tengah menunggu persetujuan dari regulator yaitu Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk penerbitan Sukuk ini. Menurutnya, OJK baru saja menyetujui exercise call option sukuk yang telah diterbitkan pada 2011 lalu. (Baca juga : Tingkatkan Layanan BSM Gandeng Bank Aceh Syariah)

Page: 1 2

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

OJK Targetkan Kredit Perbankan Tumbuh hingga 12 Persen di 2026

Poin Penting OJK memproyeksikan kredit perbankan 2026 tumbuh 10–12 persen, lebih tinggi dibanding target 2025… Read More

29 mins ago

Kekerasan Debt Collector dan Jual Beli STNK Only Jadi Alarm Keras Industri Pembiayaan

Poin Penting Kekerasan debt collector dan maraknya jual beli kendaraan STNK only menggerus kepercayaan publik,… Read More

2 hours ago

OJK Wanti-wanti “Ormas Galbay” dan Jual Beli STNK Only Tekan Industri Pembiayaan

Poin Penting OJK menegaskan peran penagihan penting menjaga stabilitas industri pembiayaan, namun wajib diatur rinci,… Read More

2 hours ago

Sidak Industri Baja, Purbaya Kejar Potensi Tunggakan Pajak Rp500 Miliar

Poin Penting Menkeu Purbaya sidak dua perusahaan baja di Tangerang yang diduga menghindari pembayaran PPN… Read More

2 hours ago

Bank Mandiri Catat Pembiayaan Berkelanjutan Rp316 Triliun Sepanjang 2025

Poin Penting Pembiayaan berkelanjutan Bank Mandiri mencapai Rp316 triliun pada 2025, tumbuh 8% yoy, terdiri… Read More

3 hours ago

Pembiayaan Multifinance 2025 Lesu, OJK Ungkap Biang Keroknya

Poin Penting Aset industri pembiayaan 2025 terkontraksi 0,01 persen, dengan pertumbuhan piutang hanya 0,61 persen,… Read More

3 hours ago