Nasional

Denny Indrayana: Mafia Hukum Masih Bergentayangan

Jakarta – Guru Besar Hukum Tata Negara Denny Indrayana menyoroti masih kuatnya pengaruh ‘mafia hukum’ di lembaga penegak hukum Tanah Air. 

“Hukum kita sering kali dipengaruhi oleh kekuasaan-kekuasan dan godaan uang, praktik-praktik mafia hukum dan mafia peradilan, kata Denny dalam InfobankTalknews “Membongkar Kejahatan Korporasi di Sektor Keuangan”, Rabu, 24 Juli 2024.

Baca juga : Mahfud MD Skakmat Gibran Soal Izin Pengusaha Tambang Nakal: Banyak Mafianya, Dibekingi Aparat dan Pejabat

Ia mengatakan, praktik-praktik mafia hukum yang sebenarnya tidak jarang memengaruhi keputusan penegak hukum.

Atas kondisi tersebut, pihaknya pun membentuk Satuan Tugas Pemberantasan Mafia Hukum atas arahan Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melalui Keppres. 

Mengutip wikipedia, Satuan Tugas Pemberantasan Mafia Hukum (PMH) adalah lembaga pemerintah yang bertanggung jawab langsung kepada Presiden melalui Unit Kerja Presiden Bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP-PPP).

Baca juga : Banyak Mafia Aset ‘Bergentayangan’ di LPEI, Sri Mulyani Diminta Turun Tangan

Satgas PMH bertugas melakukan koordinasi, evaluasi, koreksi dan pemantauan agar upaya pemberantasan mafia hukum dapat berjalan efektif. Lembaga ini dibentuk berdasarkan Keputusan Presiden  Nomor 37 Tahun 2009 tanggal 30 Desember 2009.

“Berangkat dari masalah itu, kami melihat kasus-kasus yang sekarang terjadi terutama yang terjadi Kresna Life aneh. Biasanya keanehan itu adalah indikasi praktik jual beli mafia hukum,” pungkasnya. (*)

Editor : Galih Pratama

Muhamad Ibrahim

Recent Posts

BSI Catat Pembiayaan UMKM Tembus Rp51,78 Triliun per November 2025

Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More

1 hour ago

Diam-diam Ada Direksi Bank Mandiri Serok 155 Ribu Saham BMRI di Awal 2026

Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More

7 hours ago

Astra Mau Buyback Saham Lagi, Siapkan Dana Rp2 Triliun

Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More

8 hours ago

OJK Beberkan 8 Pelanggaran Dana Syariah Indonesia, Apa Saja?

Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More

8 hours ago

Dorong Inklusi Investasi Saham, OCBC Sekuritas dan Makmur Sepakati Kerja Sama Strategis

Poin Penting OCBC Sekuritas bermitra dengan Makmur untuk menghadirkan fitur investasi saham di platform Makmur… Read More

10 hours ago

Meluruskan Penegakan Hukum Tipikor di Sektor Perbankan yang Sering “Bengkok”

Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More

12 hours ago