Moneter dan Fiskal

Defisit APBN Hingga Januari 2018 Sentuh Rp37,1 Triliun

JakartaKementerian Keuangan (Kemenkeu) mengumumkan, defisit APBN per 31 Januari 2018 mencapai Rp37,1 triliun atau sebesar 0,25 persen terhadap PDB. Angka tersebut lebih rendah dibanding akhir Januari tahun lalu mencapai Rp44,9 triliun atau 0,33 persen dari PDB.

Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati di Jakarta, Selasa, 20 Februari 2018 mengatakan, sampai akhir Januari 2018, realisasi pendapatan negara mencapai Rp101,4 triliun atau 5,3 persen dari total pendapatan negara yang ditargetkan sebesar Rp1.894,7 triliun.

Dia mengatakan, realisasi pendapatan tersebut setara dengan pertumbuhan sebesar 14,7 persen (yoy). “Belanja negara yang telah terbelanjakan pada 31 Januari 2018 sebesar Rp138,4 triliun atau 6,2 persen dari total belanja negara yang sebesar Rp2.220,7 triliun,” ujarnya.

Baca juga: Defisit APBN Sepanjang 2017 Sebesar 2,57%

Sementara itu, keseimbangan primer hingga 31 Januari 2018 sebesar Rp13,9 triliun. “Kalau dibanding tahun lalu, itu lebih baik. Untuk pendapatan negara pertumbuhannya melompat lebih dari dua kali lipat. Belanja negara memang lebih rendah dibanding (APBN-P) tahun lalu yang sebesar 6,2 persen,” ucapnya.

Lebih lanjut Sri Mulyani menyebutkan, sampai dengan 31 Januari 2018 realisasi pembiayaan mencapai Rp21,8 triliun (netto) atau lebih rendah dibandingkan dengan periode yang sama 2017 mencapai Rp82,7 triliun. Sedangkan, kelebihan pembiayaan anggaran senilai Rp15,3 triliun. (*)

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Prospek Saham 2026 Positif, Mirae Asset Proyeksikan IHSG 10.500

Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More

1 hour ago

Pembiayaan Emas Bank Muamalat melonjak 33 kali lipat

PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More

2 hours ago

Rosan Mau Geber Hilirisasi Kelapa Sawit dan Bauksit di 2026

Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More

3 hours ago

Avrist General Insurance Resmikan Kantor Baru, Bidik Pertumbuhan Dua Digit 2026

Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More

4 hours ago

Dana Pemerintah di Himbara Minim Dampak, Ekonom Beberkan Penyebabnya

Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More

4 hours ago

Gita Wirjawan: Danantara Bakal Jadi Magnet WEF 2026

Poin Penting Gita Wirjawan menilai kehadiran BPI Danantara di WEF 2026 berpotensi menjadi magnet utama… Read More

5 hours ago