Jakarta – Saat ini, kontribusi sosial dan lingkungan semakin diinginkan oleh setiap nasabah di masa digital. Untuk memenuhi kebutuhan ini, Bank DBS Indonesia meluncurkan produk tabungan rekening Green Savings, yang mempermudah Nasabah berdonasi dan berkontribusi aktif terhadap keberlangsungan sosial dan lingkungan melalui penyisihan langsung sebagian bunga tabungan.
Head of Segmentation, Liabilities, and Mortgage PT Bank DBS Indonesia, Festia Pisa Valensia menjelaskan, perseroan melihat adanya tren dan kepedulian masyarakat terhadap nilai-nilai sustainability. Melalui produk ini, DBS Indonesia juga menargetkan pembukaan 2000 rekening dari Nasabah private dan priority banking Bank DBS Indonesia.
“Hal ini sejalan dengan misi Bank DBS Indonesia menjadi Best Bank for a Better World, yang bertujuan memberdayakan masyarakat dan melestarikan lingkungan. Kami juga sedang menuju future of banking dari aspek sustainability dengan menghadirkan produk-produk berprinsip ESG, salah satunya adalah rekening Green Savings,” jelas Festia Pisa Valensia pada keterangannya di Jakarta.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Sekretariat Lingkar Temu Kabupaten Lestari, Gita Syahrani, juga mengungkapkan pernyataan yang sama. Aspek sustainability pada sektor perbankan dan keuangan tidak hanya memberikan keuntungan finansial yang besar melainkan juga dampak positif untuk lingkungan dan sosial.
“Sustainable finance dapat difokuskan untuk membangun dampak positif melalui sektor strategis berbasis ESG sesuai target nasional, termasuk energi, pertanian dan perkebunan lestari. Lewat hilirisasi basis alam misalnya, kita dapat sekaligus memberdayakan wirausaha sosial, UMKM, dan bisnis lain yang memberikan dampak positif,” jelasnya.
Asal tahu saja, sejak beberapa tahun terakhir, Bank DBS Indonesia telah konsisten menggandeng mitra, nasabah, dan karyawan dalam upaya berkontribusi terhadap masyarakat dan lingkungan, seraya meningkatkan kualitas, dan operasional perbankan yang berkelanjutan. Upaya Bank DBS Indonesia untuk mewujudkan perbankan berkelanjutan juga telah dilakukan sejak lama, salah satunya melalui rangkaian produk perbankan berbasis ESG (Environmental, Social and Governance), seperti produk RHB SRI KEHATI Index Fund. (*) Evan Yulian Philaret
Poin Penting KPK melakukan OTT di lingkungan Bea Cukai Kemenkeu dan menangkap Rizal, mantan Direktur… Read More
Poin Penting Istana membantah kabar Presiden Prabowo menggunakan dua pesawat kenegaraan untuk perjalanan luar negeri.… Read More
Poin Penting BTN menargetkan pembiayaan 20.000 rumah rendah emisi pada 2026, setelah menyalurkan 11.000 unit… Read More
Poin Penting Pakar menilai masuknya Danantara Indonesia ke pasar modal sah secara hukum dan tidak… Read More
Poin Penting NPL konstruksi BTN berasal dari kredit legacy sebelum 2020 yang proses pemulihannya membutuhkan… Read More
Poin Penting Komisi VIII DPR RI menekankan sinergi lintas kementerian dan lembaga untuk memperkuat penanggulangan… Read More