“Kinerja consumer banking kami di 2016 sangat baik, di tengah perekonomian yang menantang. Kami terus mengembangkan program, produk serta memberikan nilai tambah demi memenuhi kebutuhan nasabah,” ujarnya.
Baca juga: DBS Akuisisi Bisnis Wealth Management dan Perbankan Ritel ANZ
Sementara itu, di tahun ini perseroan menargetkan bisnis consumer banking Bank DBS Indonesia dapat tumbuh sebesar 18 persen. Dia menambahkan, wealth management masih menjadi kontribusi terbesar dalam pertumbuhan bisnis consumer banking di 2017.
“Kami memiliki strategi dalam pengembangan produk, menjaha kualitas kredit, peningkatan produktivitas, serta perluasan jalur distribusi,” tutup Wawan. (*)
Editor: Paulus Yoga
Page: 1 2
Poin Penting: Biaya haji 2026 terancam naik signifikan akibat kenaikan harga avtur, asuransi, dan tekanan… Read More
Poin Penting Ancaman siber makin kompleks dan canggih (APT, AI, eksploitasi mobile), berdampak pada operasional,… Read More
Poin Penting SIPF belum memiliki payung hukum kuat, karena belum diatur dalam undang-undang meski risiko… Read More
Poin Penting PLN menjamin pasokan listrik tetap andal selama kebijakan WFH di tengah meningkatnya aktivitas… Read More
Oleh Ignasius Jonan, Bankir Senior, Menteri Perhubungan 2014-2016, dan Menteri ESDM 2016-2019 DUNIA sedang menghadapi… Read More
Poin Penting OJK mencabut izin usaha BPR Sungai Rumbai karena gagal melakukan penyehatan meski telah… Read More