Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad (foto: istimewa)
Jakarta – Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco membantah isu terkait Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani yang akan mundur dari Kabinet Merah Putih, setelah adanya pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta baru-baru ini.
Menurutnya, pertemuan antara Presiden Prabowo dengan Sri Mulyani untuk berbuka puasa bersama sambil membahas kondisi ekonomi terkini di Tanah Air. Dia mengklaim, sudah mengonfirmasi ke pemerintah bahwa belum ada rencana reshuffle.
“Saya juga sudah cek kepada pemerintah belum ada rencana reshuffle adan kalau kepada bu Sri Mulyani juga belum sempat,” ujar Dasco dikutip dari Antara, 15 Maret 2025.
Pria yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPR RI ini mengatakan, momen pertemuan Prabowo dan Sri Mulyani penuh keakraban. Dasco pun menilai bahwa isu yang tengah beredar tidak benar.
“Seperti teman-teman lihat di media keduanya, penuh keabraban, saya pikir isu yang dibuat di luar itu adalah isu yang tidak berdasar,” tegasnya.
Baca juga: Bocor Halus, Sejumlah Menteri Prabowo Diganti dan Pindah Posisi
Sri Mulyani pun sempat mengunggah momen pertemuannya dengan orang nomo satu di Indonesia tersebut di akun Instagram resminya @smindrawati. Terlihat keduanya tengah bersantap menu berbuka puasa dalam suasana keabraban.
“Berbuka puasa bersama Presiden @prabowo di Istana Merdeka. Ngobrol santai sambil melaporkan berbagai hal. Semoga Ibadah Puasa Ramadan anda membawa berkah,” tulis Sri Mulyani dalam postingan gambar tersebut.
Sebelumnya, beredar dokumen yang mengabarkan akan segera terjadi reshuffle di Kabinet Merah Putih, dalam 3-4 pekan ke depan. Ada tujuh menteri disebut-sebut namanya.
Dokumen bertajuk “Reformasi Weekly Review” tersebut tertanggal 10 Maret 2025, dan beredar di kalangan terbatas sejak Selasa (11/3) malam.
Disebutkan, perombakan kabinet yang akan dilakukan Presiden Prabowo memengaruhi tim di bidang ekonomi. Menurut sumber yang kredibel, kemungkinan akan terjadi pada awal April, atau setelah libur Idulfitri.
Dalam dokumen tersebut, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (SMI) kemungkinan akan meninggalkan jabatannya, dengan nantinya kementerian tersebut dibagi menjadi dua bagian;
Disebutkan, kepergian SMI masih belum sepenuhnya pasti, dan dalam tiga minggu ke depan, perubahan signifikan dapat mempengaruhi arah perombakan kabinet.
Baca juga: Sri Mulyani Ungkap Alasan Penundaan Publikasi APBN Januari 2025
Sebelumnya, SMI telah membantah spekulasi mengenai kemundurannya, terutama pada Oktober lalu, ketika Presiden Prabowo memutuskan untuk tetap mempertahankannya dalam jabatan yang telah ia emban seltidaknya selama 14 dari 18 tahun terakhir.
Oleh karena itu, masukan dari berbagai pihak mengindikasikan bahwa Prabowo mungkin akan mempertahankan posisi SMI.
Namun, tulis dokumen tersebut, pada tahap ini, peluang SMI untuk meninggalkan jabatan tampaknya akan semakin besar. (*)
Poin Penting Fitur leverage memungkinkan transaksi lebih besar dari modal, tetapi juga memperbesar potensi kerugian… Read More
Poin Penting Harga emas global bergerak fluktuatif dipengaruhi faktor ekonomi, inflasi, suku bunga, dan geopolitik… Read More
Poin Penting BGN meminta maaf atas insiden keamanan pangan dalam program MBG di SPPG Pondok… Read More
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pelaksanaan Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (GERAK Syariah) 2026 berhasil menghimpun… Read More
Poin Penting WOM Finance menetapkan pembagian dividen tunai maksimal 30 persen dari laba bersih 2025,… Read More
Poin Penting BEI dan Kustodian Sentral Efek Indonesia resmi mengumumkan saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi… Read More